18 November 2016

Cara setting NanoStation Loco M2 Sebagai AP

Assalamualaikum.
Kali ini saya ingin share bagaimana caranya Setting atau konfigurasi Pada Radio Wireless Ubiquity NanoStation Loco M2 sebagai Access Point atau pemancar. Artikel ini sebenarnya sudah lama saya tulis namun karena belum sepenuhnya selesai makanya masih disimpan di draft, nah hari inilah baru sempet saya publish biar gak kelupaan nantinya.

NanoStation Loco M2 yang saya gunakan kali ini adalah Perangkat yang sama seperti pada artikel saya sebelunya tentang "Repair Port Lan yang tidak Terdeteksi". Jadi ceritanya, Radio NS Loco M2 yang saya dapat secara gratis ini tadinya bermasalah, namun setelah sedikit diutak atik akhirnya sekarang udah bisa digunakan. Dan sebagai informasi NS Loco M2 tersebut udah mengudara sekitar 1 Bulan lebih dan alhamdulillah belum ada masalah.

Untuk melakukan konfigurasi pada Nanostation Loco M2 ini sebenarnya sama saja seperti melakukan Konfigurasi pada Radio Wireless merek Ubiquity (UBNT) lainya seperti, Bullet, NanoStation,Rocket, Airgrid dan lain sebagainya. Namun mungkin masih ada diantara teman-teman pembaca yang belum pernah atau kebingungan melakukan settingan pada NanoStation Loco M2 ini makanya artikel ini saya publish.
  • Setting IP Address Laptop/PC yang akan digunakan melakukan konfigurasi NS Loco M2 ini menjadi sekelas dengan IP Default NS Loco M2 (192.168.1.20 adalah IP Default Perangkat UBNT)
  • Pasang Kabel LAN di PC/Laptop lalu hubungkan dengan Colokan LAN yang ada di POE Adaptor
  • Pasang Kabel LAN di NS Loco M2 lalu hubungkan dengan Colokan yang berlabel POE pada POE Adaptor
  • Colok POE Adaptor pada Colokan Listrik
  • Buka Browser di Laptop/PC Anda (Firefox/Chrome)
  • Ketik IP NS Loco M2 di Address bar lalu Enter (192.168.1.20)
  • Login menggunakan username : ubnt dan password : ubnt


Firmware NanoStation Loco M2 yang saya gunakan kali ini masih versi Lawas yaitu XM.v5.3.5 jadinya untuk pemilihan Country masih tersedia Compliance Test, berbeda dengan versi-versi terbaru yang mana Country Compliance Test disembunyikan. Namun tetap saja anda masih bisa memunculkannya kembali menggunakan Aplikasi Putty, Selengkapnya baca di "Menampilkan Compliance Test"

  • Klik Tab Wireless. Wireless Mode pilih Access Point . SSID diisi sesuai keinginan anda. Country Code pilih Indonesia atau Compliance test (Tujuanya agar anda bebas memilih Frekuensi). Chanel Width pilih 20Mhz (Karena perangkat seperti Laptop/Smartphone belum support untuk 20Mhz keatas). gunakan Password jika anda menginginkanya. lalu Klik Change
  • Klik Tab Network. jika anda menginginkan Nanostation Loco M2 ini menjadi Bridge maka pada Network Mode pilih Bridge. lalu settingan IP disesuaikan dengan keadaan dalam jaringan anda.
Selesai !. Mudah bukan. Nah sekian dulu artikel tentang "Cara Setting NanoStation Loco M2 sebagai Access Point" ini semoga bermanfaat untuk anda.


13 November 2016

Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box

Assalamualaikum 
Kali ini saya ingin share bagaimana caranya menginstall Mikrotik Full Lisensi pada Mesin Virtual Box. Nah tutuorial ini cocok untuk anda yang baru ingin belajar mikrotik namun mungkin belum memiliki kemampuan untuk membeli Routerboard atau mungkin tidak mempunya Komputer/PC bekas yang bisa di install Mikrotik di dalamnya

Ya solusi dari masalah tersebut adalah dengan menggunakan mesin Virtual, yaitu Aplikasi seperti Virtual Box atau VMware Player. Untuk File mikrotiknya bisa di dapatkan dari Situs resmi Mikrotik. namun yang menjadi kendala, File ISO yang kita dapatkan tersebut memiliki lesensi level 0 alias hanya bisa digunakan untuk waktu 24 Jam, dan setelah lewat 24 jam maka mikrotik tersebut tidak sudah tidak bisa digunakan lagi sehingga konfigurasi yang sudah kita setting akan hilang.

Kali ini saya akan membagikan File ISO Mikrotik 5.20 Full Version alias sudah include Key Aktivasinya Namun penggunaan Mikrotik ISO ini sebaiknya hanya untuk pembelajaran saja. Untuk penerapan Mikrotik Router dalam jaringan sebaiknya anda membeli Routerboard atau membeli lisensinya di situs mikrotik.co.id


Yang perlu disiapkan adalah


  1. Software Virtual Machine, Contohnya saya menggunakan Virtual Box
  2. File ISO Mikrotik

Langkah Kerja


  • Download dan Install Virtual Box Hingga selesai
  • Download Dan Extract File ZIP Mikrotik. Didalamnya terdapat file bernama Mikrotik-5.20_Full_Level6.iso dan sebuah folder dengan nama LISENSI
  • Buka/Jalankan aplikasi Virtual Box, 
  • Buat Virtual Machine baru, lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini
  • Klik New

Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box

  • Type pilih Linux. Version pilih Other
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
  • Tentukan nilai RAM untuk mikrotik, 32Mb pun bisa anda gunakan
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
  • Pilih Create untuk membuat Virtual Harddisk baru
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
  • Klik Next
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
  • Klik Next Lagi
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
  • Tentukan besar ukuran hardisk
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
  • Setelah Jendela Wizard tertutup Klik Settings yang ada di tengah2 tombol New dan Start
  • Pilih menu Storage
  • Lalu Klik Ikon disk yang ada tulisan Empty, lalu disebelah kanannya klik Ikon disk juga untuk memilih File ISO Mikrotik yang tadi sudah di Download dan di Extract Lalu Klik OK
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
  • Klik Start, maka Virtual Machine akan melakukan Booting pertama kali dan akan mengantarkan anda ke menu Instalasi Mikrotik. Tekan A di keyboard untuk memilih seluruh Package Mikrotik lalu di lanjutkan dengan menekan tombol I untuk menginstal
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
  • Setelah Proses Instalasi selesai Maka anda sudah dapat masuk ke Mikrotik dengan username/login = admin dan password = tidak ada password
    Install Mikrotik Full (Lisensi Level 6) di Virtual Box
  • Agar Mikrotik anda menjadi Full Version (Level 6) maka anda harus meremote Mikrotik yang ada di Virtual Box melalui Komputer anda dengan menggunakan Aplikasi Winbox, lalu saat diminta File Lisensi, maka Pilih Import Key dilanjutkan dengan memilih File Lisensi/Key yang tadi sudah di download bersamaan dengan File ISO Mikrotik
Selesai
Semoga Artikel Tentang Install Mikrotik di Virtual Box ini bermanfaat untuk anda

12 November 2016

Cara Bypass Situs yang diblokir Oleh Mikrotik

Assalamualaikum
Pada Artikel sebelumnya saya telah membahas tentang bagaimana caranya melakukan Block akses ke Situs Seperti Facebook maupun Youtube untuk terapkan di jaringan Kantor. Setelah settingan itu saya Implementasikan dan berjalan sesuai harapan timbul sebuah Celah yang saya dapati. yaitu ternyata Block yang dilakukan oleh Mikrotik dengan memanfaatkan Fitur Layer7 dan Filter Firewall bisa di tembus.

Awalnya saya berfikir settingan yang saya buat sudah maksimal dan tidak memiliki celah lagi, tapi karena yang namanya sistem memang tidak ada yang benar-benar sempurna karena, ternyata Blocking pada situs situs menggunakan mikrotik masih saja dapat di tembus dengan berbagai macam trik.

Mungkin di antara anda ada yang sering mengujungi situs-situs terlarang seperti Judi Online, situs dewasa atau situs-situs terlarang lainya biasanya ISP akan membatasi atau memblokir aktifitas browsing ke situs-situs tersebut. Dan untuk mengakalinya ada banyak tutorial-tutorial yang bersebaran di internet yang mungkin saja sudah anda terapkan seperti menggunakan Addons proxy seperti Anonymox pada Mozilla Firefox agar anda bisa melewati blocking yang dilakukan ISP ke Situs-situs tersebut

Tekhnik seperti itu pun ternyata berlaku pada Blocking yang dilakukan oleh Mikrotik, ini dibuktikan dikantor tempat saya bekerja, ada seorang teman pegawai yang bisa mengakses Situs facebook atau youtube yang notabenenya sudah saya blok dari Mikrotik. Usut punya usut ternyata ia menggunakan tekhnik yang serupa, yaitu dengan menggunakan aplikasi Proxy atau VPN seperti Hotspot Shiel, dan dengan begitu ia bisa mengakses Situs-situs yang sebenarnya saya setting untuk tidak bisa dikunjungi

Nah untuk mengatasi hal tersebut, sampai sekarang saya belum bisa menemui jawabanya, Jika teman-teman pembaca mempunyai saran atau mengetahuinya mungkin bisa dishare melalui Kolom komentar yang ada dibawah ini

Terima kasih :D.

Kisah PTP 100Km Luwuk - Toili menggunakan Rocket M5 + RocketDish 5G34dBi

Assalamualaikum
Hari ini saya ingin share sedikit pengalaman waktu PTP jarak 40Km menggunakan Radio Rocket M5 dan Antena RocketDish 34dBi. Pengalaman ini saya dapatkan saat saya bekerja di salah satu perusahaan di daerah saya yang bergerak di bidang perkebunan Kelapa sawit. Perusahaan ini mempunya beberapa site yang terdiri dari Head Office (H.O), 1 Pabrik dan Beberapa Kebun kelapa sawit. Project PTP ini dimaksudkan untuk banyak hal, beberapa diantaranya adalah, sebagai media informasi di tengah-tengah kebun & kebun yang jauh dari pemukiman Masyarakat, Sebagai media agar Sistem informasi yang berada di Head Office (H.O) bisa ikut terintegrasikan dengan site yang berada di Kebun maupun Pabrik.

Sebelum terlalu jauh saya mendongengkan pengalaman ini, ada sesuatu yang harus anda ketahui, sebenarnya PTP 100Km ini tidak dilakukan dalam 1 kali PTP melainkan 3 Kali PTP atau dilakukanya di tiga Titik untuk bisa menghubungkan setiap site yang saya sebutkan sebelumnya (H.O, Kebun dan Pabrik). Hal ini dilakukan dikarenakan medan atau yang tidak memungkinkan untuk dilakukanya Point To Point langsung dari H.O ke Pabrik, sebab antara H.O dan Pabrik terhalangi oleh 2 buah gunung yang sangat tinggi yang menyebabkan tidak memungkinkanya dibangun tower atau tiang untuk dipasangi Antena wireless.

Makanya Solusi 3 Kali PTP ini diambil sebagai jalan keluar yang paling masuk akal untuk digunakan menyelesaikan permasalahan halangan Gunung tersebut. Jarak antara H.O dan Kebun jika ditarik lurus dan diukur dari jarak udara hanya berkisar sekitar 80Km, namun dikarenakan dari H.O ke Pabrik harus melewati beberapa titik terlebih dahulu makanya Total jarak udara yang harus ditempuh menjadi sedikit lebih jauh, yaitu sekitar 100Km.
Kebeteluan, perencanaan project ini sudah dilakukan jauh jauh hari sebelum saya bekerja di Perusahaan ini. namun nanti setelah saya masuk bekerja di Perusahaan ini barulah Project ini bisa terlaksana, bukan karena ada saya, melainkan bertepatan saja mungkin sudah waktunya Project yang sudah lama jadi wacana ini harus segera di realisasikan. Nah untuk pemilihan perangkat dan segala sesuatunya pun tidak ada sedikitpun kontribusi didalamnya, intinya saat saya masuk di perusahaan ini, device atau perangkat seperti Rocketdish 34dBi dan Rocket M5 ini memang sudah disediakan sebelumnya, hanya menunggu untuk di Operasikan saja.

Ini beberapa Capture atau momen saat Antena Rocketdish dipindahkan digudang kantor
6 Buah RD 34dBi 

Cek kelengkapan dus sekaligus Numpang foto

Untuk settingan serta hal-hal tekhnis lain akan saya bahas di Artikel lainya :D


07 November 2016

Repair/Perbaiki Mikrotik RB433 yang rusak Mati Total

Assalamualaikum
Pada artikel saya tentang "Pengalaman Pertama dengan Rb433 + Omni AMO-2G13" disitu saya menceritakan bagaimana kisahnya saya awal pertama kali menemukan atau mendapatkan RB433 dan Omni AMO-2G13

RB433 yang sekarang saya gunakan ini awalnya rusak, Mati total karena walupun sudah colok ke Listrik RB433 tetap saja tak merespon. Saya mencoba menganalisa kemungkinan penyebab kerusakan pada Board 433 ini. dan Perhatian saya teruju pada kapasitor atau tepatnya 3 Buah Elco yang terlihat menggembung seperti ibu ibu hamil yang terpasang di Board tersebut
Repair/Perbaiki Mikrotik RB433 yang rusak Mati Total

Sekedar coba-coba saya pun mencoba melepaskan ketiga Elco tersebut dari RB433 dengan tujuan untuk menggantinya yang baru, siapa tahu saja penyebab rusaknya RB433 ini memang karena disebabkan oleh Elco. Setelah berhasil di copot dari Board, muncul problem lagi. Saya sudah keliling seluruh toko listrik dan elektronik di tempat saya namun tidak juga saya menemukan Elco yang mirip seperti yang ada RB433 tadi. Kapasitor/elco yang saya cari adalah 560uf/6.3v untuk menggantikan Kapasitor lama yang sudah menggembung tadi

Karena di toko fisik tidak saya temukan, maka saya coba nyari di toko Online, emang sih saya nemun yang sesuai tapi harga ongkirnya ituloh yang bikin saya sedikit belum siap, karna harga Kapasitornya aja cuma 2ribuan perak, sedangkan Ongkirnya 60ribuan, 
Repair/Perbaiki Mikrotik RB433 yang rusak Mati Total

Syukrlah saya dapatkan sedikit kemudahan, karena sewaktu saya lagi perbaiki PC yang biasa saya pake untuk ngeblog ini, tak sengaja saya lihat di Mainboard PC ada beberapa kapasitor yang hampir-hampir mirip dengan yang saya cari, setelah saya perhatikan lebih jauh ternyata benar, Kapasitor yang saya cari ternyata ada di Mainboard Komputer. 
Repair/Perbaiki Mikrotik RB433 yang rusak Mati Total

Dulu saya sempat buka warnet, namun seiring berjalanya waktu banyak PC yang rusak sudah malas saya perbaiki, akhirnya saya coba ambil 1 Motherboard PC yang sudah rusak tersebut untuk saya ambil Kapasitornya. setelah saya mencopot 3 Kapasitor dari Board PC, sya pun memasang kapasitor tersebut pada RB433 setelah selesai di solder dan Saya coba hidupkan ternyata berhasil, RB433 sudah hidup kembali dan sudah bisa kembali difungsikan
Repair/Perbaiki Mikrotik RB433 yang rusak Mati Total

NB : Cukup susah untuk menemukan Kapasitor 560uf/6.3v. Di board komputer memang ada Kapasitor yg 6.3V namun bukan 560uf melainkan 1000uf. tapi karena tidak ada pilihan lain akhirnya saya menggunakan Kapasitor 1000uf/6.3v dan hasilnya tidak ada masalah. Kesimpulan saya nilai faradnya tidak begitu mempengaruhi, asalkan tetap Kapasitor 6.3 V.

sekian dulu dan terima kasih telah menyempatkan waktu untuk singgah di blog sederhana saya


Install OS Windows Laptop menggunakan PC

Assalmualaikum, Install Laptop menggunakan PC/Komputer mungkin terdengar sedikit aneh dan membingunkan bagi yang tidak mengerti apa maksud dari judul tersebut. Mungkin Cerita kali ini akan memberikan gambaran atau penjelasan pada anda tentang apa maksud dari Judul dari Artikel ini.

Instalasi OS atau sistem Operasi pada PC/Komputer, Laptop maupun smartphone sudah menjadi rutinitas yang saya lakukan hampir setiap harinya. Jadinya saya sudah lumayan banyak pengalaman untuk tiap masalah-masalah yang terjadi ketika akan melakukan Instalasi OS pada Komputer/Laptop atau Smartphone.
Install OS Windows Laptop menggunakan PC

Beberapa masalah yang biasa muncul saat melakukan instalasi Laptop atau menjadi penyebab Laptop itu di install adalah kira-kira sebagai berikut
  • Ada laptop yang hanya stuck atau terhenti di Logo Laptopnya dan tidak bisa melanjutkan membaca OS yang ada di Harddisk
  • Ada Laptop yang Bootloop alias Booting berulang-ulang kali tapi tetap tidak bisa masuk ke Windows
  • Ada Pula Laptop yang tidak terdeteksi di BIOS
  • Ada Laptop dengan Hardisk dengan sistem UEFI/GPT yang tidak memperbolehkan dilakukanya instalasi OS
  • dan masih banyak lagi hal-hal lain yang sering saya jumpai mengenai Trouble pada Laptop/PC

Install OS Windows Laptop menggunakan PC

Untuk media Instalasi OS saya menggunakan USB Flashdisk dengan alasan lebih mudah dan simpel untuk digunakan dibandingkan dengan kaset DVD yang berukuran besar, dan beresiko rusak jika piringanya tersebuth atau bahkan tergores.

Kadang, ketika masalah2 yang berkaitan dengan Instalasi ini terjadi, seperti Waktu proses instalasi sudah dimulai, namun pada tampilan Pemilihan driver, muncul sebuah peringatan atau informasi yang menginformasikan bahwa HDD tidak terdeteksi yang artinya proses instlasi gagal dan tidak dapat dilanjutkan, Hal yang saya ambil untuk masalah tersebut, saya sering kali membongkar Casing Laptop untuk melepas HDD laptop tersebut, untuk dipasang di PC dengan tujuan untuk memeriksa keadaan hardisk tersebut, sekaligus melakukan Backup data dari Partisi C ke partisi lainya.
Install OS Windows Laptop menggunakan PC

Setelah proses Analisa dan Backup data pada HDD saya tidak langsung memasngkanya kembali, namun saya langsung melakukan instalasi pada HDD laptop tersebut saat posisinya masih terpasang di PC. nah agar tidak salah memilih partisi tempat untuk diinstalnya OS maka Harddisk PC yang asli saya cabut dulu kabel Satanya.

Perlu diketahui juga, media yang saya gunakan untuk instalasi ada Flashdisk dengan bantuan Aplikasi Yumi Multiboot agar USB Flashdisk tadi bisa Booting. Nah ada Ketentuan yang harus anda ketahui jika anda melakukan instaslasi menggunakan USB dengan bantuan aplikasi Yumi Multiboot, yaitu saat proses instalasi tengah berlangsung, anda harus stand by menunggu instalasi tahap awal selesai terlebih dahulu, maksudnya begini, tahap instalasi Awal itu adalah proses copy atau menyimpan file installer yang ada di Flashdisk ke HDD, dan dilanjutkan dengan Instalasi beberapa aplikasi awal. dan Setelah proses tersebut selesai, maka akan muncul sebuah dialog baru yang menginformasikan bahwa proses Instalasi akan dilanjutkan setelah melakukan Reboot atau restart ulang
Install OS Windows Laptop menggunakan PC

Nah pada tahap inilah yang penting anda harus perhatikan, saat dialog reboot telah muncul, anda harus sesegera mungkin mencopot atau mencabut USB Flashdisk yang terpasang di PC sebelum Komputer kembali Hidup dan melakukan Booting, karena kalau anda tidak mencabutnya maka Proses instalasi akan kembali di mulai dari awal lagi.
Install OS Windows Laptop menggunakan PC

Biasanya saya, setelah proses Instalasi awal (Copy file ke HDD) Hardisk Laptop tadi saya cabut juga lalu saya pasangkan kembali di Laptop sebelum PC/Komputer itu hidup dan melanjutkan Proses instalasi di PC tersebut. nah Setelah harddisk terpasang kembali ke Laptop, maka saat laptop kita hidupkan maka Laptop akan melanjutkan proses instalasi kedua yang tadi kita mulai dari PC

Tujuannya adalah, jika saat Proses Instalasi pertama dan kedua tetap saya biarkan di PC, maka biasanya akan muncul beberapa error saat HDD tersebut dikembalikan ke Laptop. Yang paling sering terjadi adalah saat proses instalasi kedua, Windows akan membaca seluruh perangkat yang ada pada PC tersebut, seperti WLAN,LAN,VGA dan lainya, dan jikalau dalam Installer windows terdapat Driver yang cocok untuk perangkat2 tersebut dan akan menginstallnya secara otomatis. Alhasil saat HDD kita kembalikan ke Laptop maka biasanya akan ada warning atau error ketidak cocokan driver yang terinstall di HDD dengan yang aslinya yang ada di Laptop.

Salah satu dampaknya adalah saat HDD yang sudah selesai diinstall sampai selesai melalui PC dan dikembalikan ke Laptop biasanya akan muncul Bluescreen sehingga Laptop tidak bisa hidup dengan Normal karena adanya kesalahan pada driver. Oleh karenanya Instalasi tahap kedua memang sudah seharusnya dilakukan saat HDD sudah kembali ke tempat asalnya, agar jikalau proses Installing driver terjadi, maka Driver yang diinstal pasti sudah cocok dengan Fisik asli dari Device/Perangkat/periperhal yang ada di Laptop yang bersangkutan .

Pengalaman Pertama dengan RB433 + UBNT Omni MIMO AMO-2G13

Bulan November tahun 2016 ini menjadi sangat spesial untuk saya. Karena dibulan inilah akhirnya saya bisa berjumpa dan memiliki Antena Wireless Ubiquiti Omni MIMO AMO-2G13 yang sudah lama saya idam-idamkan namun karena keterbatasan budget akhirnya Antena tersebut hanya bisa menjadi angan-angan saja.

Beberapa minggu sebelumnya saya membeli sebuah Radio AP UBNT Rocket M2 untuk saya gunakan sebagai AP Hotspot yang rencananya akan saya kawinkan dengan Antena Omni R-Net. Antena Omni R-Net saya pilih untuk dijadikan Opsi kedua setelah AMO-2G13 karena harganya yang relatif masih terjangkau untuk orang dengan kantong tipis seperti saya

Dan juga R-Net saya pilih, karena saya sebelumnya sudah pernah merasakan bagaiman performas R-Net ini seperti yang pernah saya tulis pada Artikel tentang "Review Omni R-Net". Namun karena budget yang menipis, akhirnya saya menunda dulu untuk membeli Antena R-Net tersebut, jadinya si Rocket M2 jadi jomblo karena masih belum ada pasanganya.

Tak lama setelah saya membeli Rocket M2, saya mendapatkan Project untuk PTP dengan jarak pertama 12Km dilanjutkan PTP kedua 40.2Km dan terakhir 60.2Km untuk menghubungkan Kantor pusat dari sebuah perusahaan dengan beberapa Pabriknya yang terpisah lumayan jauh.

Nah di pabrik inilah saya berjumpa dengan Omni AMO-2G13 ini, saya melihat diatas atap pabrik 1 ada Sebuah Box Wireless Outdor yang terhubung ke Antena Grid Kenbontong dan Antena Omni. dan setelah saya tanyakan kepada yang berwenang di pabrik tersebut, ternyata perangkat tersebut sudah hampir 2 tahun tidak digunakan lagi karena sudah rusak katanya. Ternyata di Pabrik kedua pun saya menemukan perangkat yang serupa dengan yang ada di Pabrik 1 dan keadaanya pun sama2 tak berfungsi jadi totalnya ada 2 Buah Box Outdor yang saat itu tidak saya ketahui isinya apa dan ada 2 pula Antena Grid dan Omni.

Mungkin karena sang manager pabrik tahu bahwa saya sangat tertarik dengan perangkat tersebut, akhirnya ia mengatakan kepada saya, "Kalau Minat, panjat dan turunkan saja itu Antenanya". Saya tidak menyangka hal itu terjadi, saya pun bergegas menurunkan kedua pasang antena tersebut, dan bersegera memeriksa kondisi kesemuaan perangkat2 tersebut

Isi dalam Box outdoor tersebut adalah Mikrotik RB433 dengan 2 buah Mini PCI yaitu R52HN, 1 dihubungkan ke Grid dan 1 nya lagi ke Omni. tapi saya menemui masalah, ternyata benar RB433 ini sudah rusak. Karena saat saya mencolokan adaptor ke RB433 tidak ada respon apapun yang terlihat.

Singkat Cerita, sampai dirumah saya berhasil memperbaiki RB433 tadi dan saya mencoba melakukan ujicoba pada RB433 ini dengan menggunakan Antena Omni Mimo UBNT AMO-2G13. Niat sebenarnya ingin menjadikan Antena ini sebagai pemancar, namun saya coba coba juga kalo dijadikan penangkap akan seperti apa hasilnya. Hasilnya pun membuat saya takjub. karena dari Jarak +-8Km RB433+R52HN+AMO-2G13 mendeteksi salah satu AP Wireless saya yang jauh sekitar 8Km tadi. AP Wireless milik saya tersebut yang berada diseberang menggunakan Rocket M2 + R-Net. 

Kalau menggunakan Mikrotik saja hasilnya bisa sebgaus itu, bagaimana jika dipasangkan dengan Rocket M2 yang merupakan sudah ditakhirkan untuk jadi tulang rusuk dari Omni AMO-2G13 ini. jadinya sekarang RB433 saya pasangkan dengan Grid Kenbontong sedangkan Omni AMO-2G13 saya pasangkan dengan Rocket M2. Namun sekarang ini Omni Tersebut belum bisa saya pasang di pucuk tiang tower karena masih menunggu Kabel Pigtail yang saya beli dari Toko online

Tunggu Review saya selanjutnya tentang bagaimana performa Rocket M2 + UBNT Omni Mimo AMO-2G13 :D


Mengubungkan Modem Indihome ZTE dengan Mikrotik RB951ui-2hnd Menggunakan wireless

Mungkin artikel ini tidak akan banyak bermanfaat untuk banyak orang, karena pada umumnya orang menggunakan yang dalam jaringanya menggunakan mikrotik sebagari Pusat router pasti akan menggunakan Kabel LAN untuk menghubungkan Mikrotiknya dengan Modem dial up

Beda dengan kejadian saya beberapa tadi pagi, saat saya diminta untuk setting Mikrotik agar bisa Voucher-voucheran di sebuah kafe yang baru akan launching. Nah empunya kafe minta agar bisa dibuatkan Voucher biar customer yang makan atau minum di kafe tersebut bisa menikmati internetan menggunakan Voucher yang ia dapatkan.

Sumber internet yang digunakan di kafe ini adalah dari Telkom Indihome dengan paket 20Mbps dan RB951ui-2hnd sebagai Router dan server hotspotnya. Awalnya saya pikir ini pasti mudah saja, 20 menit bisa selesai. Saya pun mulai melakukan konfigurasi umum pada mikrotik, setelah selesai saya uji coba dengan melakukan Ping ke Modem dan hasilnya unreachable, begitupun juga ketika saya melakukan Ping ke DNS server hasilnya pun sama tak terhubung juga.

Saya sebenarnya mulai agak sedikit panik, karena saya kebingungan, apa penyebabnya, padahal settingan sudah benar, dan Gateway pun sudah benar yaitu 192.168.1.1 (Modem). Karena penasaran saya coba hubungkan laptop saya ke Wireless modem untuk memeriksa IP Address yang diberikan oleh modem, dan benar saja, IP yang saya dapatkan adalah 192.168.1.252 dengan Gateway 192.168.1.1.

Saya coba ping dan akses halaman konfigurasi modemnya melalui laptop haslinya pun tak ada masalah. Oh ia saya lupa juga menceritakan, bahwa kebetulan yang punya kafe ini ditawari oleh pihak telkom untuk dipasangkan @wifi.id di kafenya tersebut. Jadinya di modem Telkom Indhihome ZTE ini sudah terpasang 2 buah Kabel yaitu di Port 4 yang mengarah ke UseeTV dan Port 2 Yang mengarah ke AP Cisco yang digunakan oleh telkom untuk ssid @wifi.id . jadi yang tersisa hanyalah port dan port 4 saja

Kali ini saya mencoba menghubungkan langsung Laptop dengan Port 3 pada modem, dan hasilnya berbeda dengan seperti biasanya, karena indikator LAN pada laptop menunjukan bahwa laptop tidak dapat terhubung ke internet dengan adanya tanda seru berwarna kuning. Aneh, kalo lewat wireless bisa internetan, kok lewat kabel gak bisa, Saya pun mencoba cek IP Address laptop dan ternyata IP yang didapatkan laptop memang benar  berasal dari DHCP Server, namun IPnya berbeda dengan IP saat konek melalui Wireless, karena IP yang laptop saya dapatkan adalah 10.14.xx.xx dan saat saya akses gatewaynya gagal. Asumsi saya Port 3 ini pun ternyata sudah digunakan oleh Telkom untuk dijadikan Port @wifi.id juga. 

Tak hanya itu saja, Port 1 pun sama persis seperti Port 2 dan Port 3. alhasil tidak ada Jalan untuk saya menghubungkan Mikrotik dengan Modem menggunakan Kabel. Terbesit di pikiran saya untuk melakukan reset pada Modem, agar settingan modem kembali menjadi default agar bisa saya setting kembali, namun sebelum itu saya mencoba untuk meminta Penjelasan dari pihak telkom dengan menelpon Beberapa nomor telepon tekhnisi telkom yang kabarnya mereka inilah yang datang melakukan instalasi awal di kafe tersebut

Jawaban yang saya dapatkan adalah, Port 2 dan port 3 pada modem memang sudah disetting oleh pihak mereka untuk dijadikan port khusus @wifi.id dan itu tidak dapat diubah2 kembali. Sedangkan untu Port 1 bisa digunakan untuk internetan layaknya menggunakan Wireless. tapi kenyataanya Port 1 pun tidak bisa digunakan, akhirnya saya menawarkan pada tekhnisi telkom tersebut untuk memeriksa settingan mereka dan memperbaiknya segera dengan cara Meremot modem tersebut menggunakan IP Publik. Akhirnya jawaban klasik dari mereka pun keluar. yaitu "Sedang ada Gangguan Pak". saya karena tak mau mendengar jawaban seperti itupun akhirnya saya menjelaskan pada mereka bahwa saya tidak begitu buta untuk hal seperti ini, saya tau persis apa yang sedang terjadi karena itu saya ingin jawaban dengan bahasa tekhnis bukan jawaban ngaco kayak "Ada Gangguan Pak".

karena tak dapat jawaban, saya pun bergegas untuk melakukan reset pada modem, tapi sesaat sebelum saya mereset tiba-tiba saya dapat ide yaitu dengan menggunakan Interface wireless pada Mikrotik untuk dijadikan mode CLient untuk menggantikan Peran Kabel yang seharusnya tercolok di Port LAN modem. Mikrotik yang digunakan saat ini adalah RB951ui-2hnd yang include dengan wireless. Akhirnya Mikrotik pun bisa digunakan seperti biasanya, namun yang membedakan hanyalah Port yang mengarah ke internet yang biasanya menggunakan LAN kini diganti menggunakan Wireless.

04 November 2016

Cara Menginstall Ioncube Loader di Web server Local (Localhost) Versi Windows

Assalamualaikum
Beberapa hari yang lalu saya sempat mencoba melakukan testing pada sebuah sistem informasi penjualan pulsa Online. Source Code Sistem/Aplikasi web ini saya dapatkan dari seorang teman yang membeli Source code tersebut dari salah seorang penjual sekaligus developer dari Sistem Informasi penjualan pulsa Otomatis ini.

Niat awalnya, saya sendiri ingin membeli Source code ini karena untuk bisa menggunakan Aplikasi dibutuhkan lisensi yang di dapat dari owner atau developernya langsung. Sempat terfikir oleh saya untuk mencoba membuat Sistem yang serupa (Bukan di Edit) , nah untuk membuatnya saya membutuhkan gambaran/alur bagaimana sistem ini bekerja, agar bisa dengan mudah saat pembuatan programnya nanti.

Masalah muncul ketika saya mencoba memasang source code ini di web server lokal atau localhost yang ada di PC saya menggunakan XAMPP sebagai aplikasi servernya yang berjalan di sistem operasi Windows 7. Pasalnya, ternyata untuk bisa menggunakan atau menjalankan aplikasi/sistem ini dibutuhkan web server yang support ioncube karena ada beberapa file PHP yang mungkin sangat penting sehingga file-file tersebut di Enkripsi menggunakan ioncube loader, dan hanya dapat dijalankan pada webserver yang support ioncube atau sudah terpasang ioncube loader.

Saya mencoba surving ke beberapa web penyedia layanan hosting yang support ioncube, namun terpaksa saya harus mundur karena harganya yang sedikit lebih tinggi daripada Hosting tanpa ioncube, padahal niat saya hanya ingin melihat bagaimana cara kerja sistem ini ketika digunakan. Karena tak ingin keluar modal dengan menyewa hosting, makanya saya mencoba memasang ioncube loader langsung di localhost yang ada di PC saya.

Nah untuk caranya adalah seperti berikut
  • Pastikan webserver sudah di install dan running dengan baik dan normal. (Saya menggunakan XAMPP)
  • Masuk ke menu PHP info di web server anda
  • Pada keterangan PHP info yang ada pada gambar diatas, anda hanya perlu memperhatikan Compiler, Architecture, dan Loaded Configuration File
  • Kunjungi situs Ioncobe dengan mengklik Link ini "Ioncube Loader"
  • Scroll kebawah dan klik tulisan ZIP untuk mendownload file Ioncube Loader, namun perhatikan informasi yang kita dapatkan dari PHP info tadi, lalu samakan dengan file yang mana yang cocok dengan Webserver kita, sebagai contoh, karena saya menggunakan Windows, dan Architecturenya x86 serta compilernya menggunakan MSVC 11 maka saya mendownload file seperti yang saya lingkari pada gambar dibawah ini.
  • Setelah didownload Extract file ZIP tersebut.
  • Selanjutnya masuk ke direktori XAMPP lalu cari folder PHP dan masuklah kedalam folder tersebut. selanjutnya buatlah sebuah folder baru dan beri nama ioncube
  • Copy file ioncube loader yang sudah anda download tadi dan paste ke dalam folder ioncube yang barusan anda buat
  • Selanjutnya kita akan mengedit file PHP.INI yang berada di dalam folder C:\XAMPP\php\
  • buka file php.ini tersebut. Lalu tambahkan text dibawah ini pada bagian atas dari file php.ini tersebut zend_extension = "C:\xampp\php\ioncube\ioncube_loader_win_5.5.dll"
  • Matikan service apache melalui XAMPP Control Panel lalu nyalakan kembali.
  • Masuk kembali ke phpinfo . dibagian bawah anda akan melihat gambar seperti ini. itu artinya Ioncube loader sudah berhasil dipasang atau di install pada server lokal anda

24 October 2016

Mencoba Konfigurasi Perangkat TP Link dengan Emulator

Assalamualaikum
Mungkin banyak dari teman-teman sekalian yang bingung saat akan memilih atau membeli sebuah perangkat Wireless Access Point, dikarenakan begitu banyak macam model, type dan jenis untuk device yang satu ini.

Salah satu merek dagang yang paling sering kita dengar adalah TP-Link. Namun TP-Link pun memiliki begitu banyak varian sehingganya terkadang orang kebingungan untuk menentukan Tp-Link type Apa yang cocok untuk digunakanya.

Sebenarnya pada deskripsi setiap produk sudah di jelaskan dan di paparkan secara lengkap tentang spesifikasi perangkat atau produk produk tersebut. Mulai dari kelengkapan, Mode, Spesifikasi, dan lain sebagainya. namun tetap saja banyak orang yang ingin informasi lebih jauh seperti tampilan interface atau tampilan halaman konfigurasi Wireless Access Point tersebut.
Mencoba Konfigurasi Perangkat TP Link dengan Emulator

Nah untuk menjawab rasa penasaran dari konsumenya, TP Link telah menyediakan sebuah fitur yang bernama TP-Link Emulator agar anda bisa merasakan langsung bagaimana tampilan interface Perangkat TP Link yang bisa anda konfigurasi secara simulasi. Untuk mencobanya anda mengunjungi langsung situs atau alamat dari Fitur TP-Link ini melalui link yang ada di akhir artikel ini

Sekian dan Terima kasih :D.

22 October 2016

Cara Blokir Situs Web Facebook dan Youtube dari Mikrotik

Assalamualaikum
Pagi tadi saya dapat arahan dari atasan untuk melakukan Block pada situs Facebook dan Youtube dengan tujuan untuk menghindari adanya karyawan yang hanya asik bersosial media atau menonton video di jam kerja termasuk saya sendiri :D.

Sebenarnya sih ini wajar wajar saja dilakukan oleh perusahaan manapun, ada yang membatasi akses atau blok akses ke Facebook & Youtube hanya pada jam2 tertentu seperti dan jam 8 hingga jam 12 siang, selanjutnya dari jam 1 siang sampai jam 4 sore. Nah untuk kondisi seperti itu maka kita memerlukan fungsi Schedule yang ada pada fitur mikrotik.

Berbeda dengan kondisi pada tempat saya bekerja, dimana atasan saya meminta untuk dilakukan pembatasan akses ke situs situs tersebut dari pagi hingga sore hari, alias tidak ada kesempatan sama sekali bagi karyawan untuk bisa mengakses Situs facebook & Youtube selama menggunakan Jaringan yang ada di Kantor walaupun diluar jam kerja sekalipun. Karena kondisinya seperti ini, maka akan lebih mudah melakukan konfigurasinya karena kita hanya membuthkan 2 fitur mikrotik saja yaitu Layer 7 dan Filter pada Firewall Mikrotik

Ada beberapa tekhnik yang bisa anda lakukan untuk melakukan Block pada Situs atau konten di internet menggunakan Mikrotik, yaitu dengan menggunakan Web Proxy, dan lain sebagainya, Namun kali ini saya hanya akan membahas bagaimana caranya melakukan Block atau filtering ke beberapa situs menggunakan Fitur Filter Firewall yang ada pada Mikrotik.

Langsung saja, caranya seperti ini

Memasukan/Membuat Regexp Youtube dan Facebook ke dalam layer 7 Protocol

Facebook = ^.+(facebook.com).*$Youtube = ^.+(youtube.com).*$
Cara Blokir Situs Web Facebook dan Youtube dari Mikrotik


Selanjutnya membuat Filter facebook
Cara Blokir Situs Web Facebook dan Youtube dari Mikrotik
Rules Filter Untuk Facebook

Lanjut, Filter Youtube

Cara Blokir Situs Web Facebook dan Youtube dari Mikrotik
Rule Filter Untuk Youtube

Selesai. Uji coba dengan mengunjungi kedua situs tersebut maka hasilnya adalah seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
Cara Blokir Situs Web Facebook dan Youtube dari Mikrotik

Oke sekian tutorial cara Blokir situs web facebook dan youtube menggunakan mikrotik , semoga artikel ini bermanfaat untuk anda sekalian para pembaca blog Catatan Lamers 
Terima kasih :D.