18 March 2017

Solusi Masalah Port LAN UBNT/Ubiquiti Yang tidak terdeteksi

  No comments
March 18, 2017

Assalamualaikum
Kesempatan kali ini saya akan membahas tentang pengalaman saya ketika menangani perangkat wifi yang bermasalah , Lebih tepatnya adalah Radio Ubiquiti Nanobridge M2 yang selama ini saya gunakan sebagai Link PTP mengalami masalah berupa tidak bisa di aksesnya konfigurasi melalui browser.

Problem seperti ini lumayan sering dialami oleh para pemain wifi (Juragan Hotspot), karena sering kali saya membaca keluhan-keluhan untuk masalah seperti ini di Group-group Facebook yang berkaitan dengan jaringan,Wireless dan RT/RW Net. Keluhannya pun bermacam-macam, ada yang mengalami Radionya rusak dengan indikasi Lampu LED LAN pada perangkat tidak menyala walaupun sudah di Colok kabel, ada juga yang Indikator LAN menyala namun tidak bisa di ping atau diakses melalui browser.

Saya sendiri sudah beberapa kali mengalami hal yang serupa, ada yang berhasil sembuh seperti Nanostation Loco M2 yang tidak terdeteksi Port LAN,  namun banyak juga perangkat lainnya yang kini sudah pensiun karena mengalami problem yang serupa.

Pada artikel ini perangkat yang rusak adalah Nanobridge M2 dengan indikasi kerusakan LED indikator LAN menyala namun tidak bisa di Ping dari Komputer dan juga tidak bisa di akses menu konfigurasinya.

Hal pertama yang saya lakukan adalah Melakukan Hardreset denga menekan tombol Reset yang ada pada Horn Nanobridge. Namun hal Reset ternyata belum bisa menjadi jawaban untuk masalah ini. karena setelah di reset pun, Nanobridge M2 masih tetap tidak bisa di Ping

Entah ada ilham dari mana, saya teringat bahwa radio Merk Ubiquiti/UBNT defaultnya dalam keadaan mode Station (Penerima) , atas dasar hal tersebut saya mencoba peruntungan dengan menyiapkan sebuah radio lain yang akan digunakan sebagai Access Point (Pemancar). Tujuanya, agar Nanobridge M2 ini bisa terhubung ke AP (Pemancar) melalui wireless.

Berikut langkah-langkahnya
  • Siapkan sebuah Radio Access Point yang akan digunakan sebagai media penghubung ke Nanobridge yang tidak terdeteksi Port LAN atau tidak bisa diakses melalui LAN
  • Merk atau type apapun Radio yang anda siapkan ada baiknya jika direset terlebih dahulu
  • Setelah di Reset, Atur IP Address AP menjadi 192.168.1.1
  • Selanjutnya Setting Radio Tersebut untuk dijadikan pemancar dalam mode Bridge dan dengan SSID ubnt
  • Secara otomatis Radio Nanobridge M2 akan terhubung ke perangkat yang dijadikan AP tadi, karena defaultnya Perangkat UBNT berjalan dalam mode station dari pemancar dengan SSID ubnt
    Solusi Masalah Port LAN UBNT/Ubiquiti Yang tidak terdeteksi
  • Setelah berhasil terhubung (Indikator signal pada Nanobridge Menyala), saya mencoba melakukan ping ke IP address default perangkat Ubiquiti yaitu 192.168.1.20 dan hasilnya reply
  • Saya coba akses menunya melalui Browser dan ternyata bisa :D
  • Karena sudah bisa masuk ke menu konfigurasi Nanobridge jadi saya mencoba mengganti pengaturan LAN Speed yang ada di menu Advanced dari yang tadinya Auto saya ubah menjadi 10Mbps Full.
    Solusi Masalah Port LAN UBNT/Ubiquiti Yang tidak terdeteksi
  • Setelah mengklik Change lalu Apply, saya mencoba kembali mencolok kabel LAN langsung ke Nanobridge untuk dicoba kembali dan alhamdulillah kini Nanobridge milik saya sudah bisa diakses kembali melalui LAN walaupun kecepatanya hanya 10Mbps


Nah jika anda mengalami hal yang serupa, namun ketika mengganti LAN Speed hasilnya tetap saja perangkat anda tidak bisa diping atau diakses, anda bisa mencoba Opsi lain yaitu dengan memanfaatkan perangkat tersebut untuk dijadikan Repeater dengan menggunakan mode AP-Repeater.

Sekian dan Terima kasih

Wassalam

Read More

10 March 2017

Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%

  No comments
March 10, 2017

Assalamualaikum
Tutorial kali ini saya akan membahas tentang bagaimna caranya melakukan Setting, atau mengkonfigurasi Mikrotik untuk Load Balance menggunakan metode PCC dan Failover. Pada Contoh kali ini saya akan menggunakan 2 buah Line internet dari Telkom Indihome dengan Kecepatan yang berbeda. kedua sumber internet ini akan digabung menggunakan Mikrotik untuk di Load Balance.

Sumber internet yang akan saya gunakan sebagai contoh pada artikel ini berasal dari Modem indihome yang ada di tempat saya dan, yang satunya lagi berasal dari Internet milik teman saya (Eka namanya ) yang berada -+5 Km dari tempat saya berada, Jaringan internet tersebut bisa sampai ke tempat saya menggunakan 2 buah radio Ubiquiti Powerbeam.

Konfigurasi yang akan saya share ini adalah konfigurasi yang sedang saya pergunakan di tempat saya, oleh karena itu silahkan menyesuaikan dengan keadaan di tempat agan masing-masing ya.

Keadaan Network di tempat saya seperti ini
- Saya Menggunakan RB751U-2HnD Sebagai Routernya
- IP Gateway Internet 1 adalah 192.168.100.254 (Modem)
- IP Gateway Internet 2 adalah 192.168.200.1 (PTP dari Eka)
- saya menggunakan 3 Buah Port Ethernet dan Port WLAN
- Salah satu  Port Ethernet yang saya gunakan saya beri nama "ether3-LAN" dan saya bridge dengan interface wlan1 yang bermode Access Point (AP) atau Pemancar agar IP yang di dapatkan Oleh client dari Wireless dan Ether3-lan akan berada dalam 1 Network

Tahapan Konfigurasi

Memberi Nama Interface untuk memudahkan dalam mengingat

  • ether1 ubah menjadi ether1-WAN-lamers
  • ether2 ubah menjadi ether2-WAN-eka
  • ether3 ubah menjadi ether3-LAN
  • wlan1 biarkan seperti itu
  • buat interface bridge dengan nama bridge1 
    Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
    Membuat Interface Bridge
  • lalu masukan wlan1 dan ether3-LAN ke dalam interface bridge1
    Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
    Memasukan inteface lan dan wlan ke dalam bridge1
Dan hasilnya akan seperti pada gambar dibawah ini


Mengatur IP Address
Buka terminal dan paste script dibawah ini
/ip address add address=191.168.100.100/24 interface=ether1-WAN-lamers add address=192.168.200.3/24 interface=ether2-WAN-eka add address=192.168.10.1/24 interface=bridge1

Hasilnya akan seperti ini

Setting DNS
Masuk ke IP - DNS lalu atur seperti ini

Setting Mangle
Menandai koneksi yang masuk ke router melalui masing-masing interface WAN
/ip firewall mangleadd chain=input in-interface=ether1-WAN-lamers action=mark-connection new-connection-mark=traffic-wan1add chain=input in-interface=ether2-WAN-eka action=mark-connection new-connection-mark=traffic-wan2
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
Mangle traffik input ether1-wan-lamers
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
Mangle traffik input ether2-wan-eka

Setelah menandai Koneksi yang masuk, maka selanjutnya adalah menandai koneksi routing keluar agar bisa diarahkan ke Gateway yang kita tentukan

add chain=output connection-mark=traffic-wan1 action=mark-routing new-routing-mark=to-wan1add chain=output connection-mark=traffic-wan2 action=mark-routing new-routing-mark=to-wan2
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
mangle routing ether1-wan-lamers
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
mangle routing ether2-wan-eka

Selanjutnya membuat rules untuk mengijinkan koneksi atau traffic dari LAN (ether3-LAN dan wlan1 dalam bridge1) untuk mengakses WAN (ether1-WAN-lamers & ether2-WAN-eka)

add chain=prerouting dst-address=192.168.100.0/24 action=accept in-interface=bridge1add chain=prerouting dst-address=192.168.200.0/24 action=accept in-interface=bridge1
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
Baris konfigurasi selanjutnya adalah bagian yang paling terpenting dalam Load Balance dengan metode PCC ini. Jalankan Script dibawah ini melalui terminal. Atau ikuti petunjuk yang ada digambar jika anda tidak suka menggunakan terminal

add chain=prerouting dst-address-type=!local in-interface=bridge1 per-connection-classifier=both-addresses­-and-ports:2/0 action=mark-connection new-connection-mark=pcc-traffic-wan1 passthrough=yes
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%

add chain=prerouting dst-address-type=!local in-interface=bridge1 per-connection-classifier=both-addresses­-and-ports:2/1 action=mark-connection new-connection-mark=pcc-traffic-wan2 passthrough=yes
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%

Selanjutnya adalah membuat rule mangle untuk menentukan koneksi data yang masuk maupun keluar akan melewati gateway yang ditentukan.
add chain=prerouting connection-mark=pcc-traffic-wan1 in-interface=bridge1 action=mark-routing new-routing-mark=jalur-wan1add chain=prerouting connection-mark=pcc-traffic-wan2 in-interface=bridge1 action=mark-routing new-routing-mark=jalur-wan2
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
Mangle jalur route ether1-wan-lamers
Tutorial Setting Mikrotik Load Balance Dengan Metode PCC dan Failover | Work And tested 100%
mangle jalur route ether2-wan-eka

Hasil akhir dari seluruh mangle yang sudah anda buat diatas harusnya sama seperti pada gambar dibawah ini

Membuat Route
selanjutnya adalah membuat Route berdasarkan marking route yang tadi sudah dibuat di mangle 
/ip routeadd dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.100.254 routing-mark=jalur-wan1 check-gateway=pingadd dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.200.1 routing-mark=jalur-wan2 check-gateway=pingadd dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.100.254 distance=1 check-gateway=pingadd dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.200.1 distance=2 check-gateway=ping

Hasil akhir tabel Routing harusnya seperti ini
Setting NAT
sampai pada tahap ini Mikrotik sudah bisa terhubung ke internet, namun User dibawah mikrotik masih belum bisa terhubung dikarenakan belum di konfigurasinya NAT

/ip firewall natadd chain=srcnat out-interface=ether1-WAN-lamers action=masqueradeadd chain=srcnat out-interface=ether2-WAN-eka action=masquerade

Nah, agar User dibawah Mikrotik bisa mendapatkan IP secara otomatis, jangan lupa Buat DHCP Server pada interface bridge1, Caranya bisa anda baca di "Konfigurasi DHCP Server Mikrotik". Konfigurasi Load Balance dengan metode PCC dan Failover ini sudah saya coba dan terapkan di salah tempat saya. Dengan adanya 2 buah Link internet maka beban akan terbagi merata sehingga kualitas jaringan bisa lebih baik. Tak hanya itu dengan diterapkanya juga Failover maka jika salah satu dari kedua Link Internet tersebut mati atau down, maka otomatis seluruh beban traffik akan di arahkan ke Link yang sedang up atau hidup

Artikel ini bukan adalah hasil dari sedikit modifikasi dan ujicoba dari beberapa artikel yang saya pernah baca sebelumnya.

Sekian dan terima kasih Wassalam












Read More

03 March 2017

Tutorial Install Google Apps (GAPPS) pada Nokia XL RM-1030

  No comments
March 03, 2017

Assalamualaikum
Pada beberapa artikel saya sebelumnya saya sempat melakukan Flashing pada Nokia XL RM-1030 milik paman saya yang stuck di Logo. Setelah berhasil di flash, saya perhatikan pada tidak adanya aplikasi Google seperti Google Play Store dan kawan-kawannya makanya saya mencoba menginstallnya secara manual dan alhamdulillah berhasil. 

Persyaratan :

  1. Nokia XL RM-1030 Harus sudah di Root ( Baca : Cara Root Nokia XL RM-1030)
  2. Harus sudah terinstall TWRP ( Baca : Cara Install TWRP pada Nokia XL RM-1030)

Bahan yang dibutuhkan :


Langkah Instal GAPPS

  • Taruh GAPPS didalam Memory internal Smartphone 
  • Matikan (Shutdown) Nokia XL RM-1030 anda
  • Masuk ke TWRP dengan cara menekan tombol Power dan Tombol Volume Up secara bersamaan, sesaat setelah Smartphone Nokia bergetar, lepaskan tombol power namun tetap tahan tombol volume up (atas) sampai anda masuk ke menu TWRP
  • Pilih Install 
    Tutorial Install Google Apps (GAPPS) pada Nokia XL RM-1030
  • lalu Pilih File File GAPPS yang tadi anda taruh di Memory Intenal
    Tutorial Install Google Apps (GAPPS) pada Nokia XL RM-1030
  • Lalu Geser Ke kanan untuk memulai Proses Instalasi
    Tutorial Install Google Apps (GAPPS) pada Nokia XL RM-1030
  • Setelah Instalasi Selesai dan Telah Melakukan Reboot maka anda akan mendapati Aplikasi Google Playstore sudah ada pada Nokia XL RM-1030 milik anda
    Tutorial Install Google Apps (GAPPS) pada Nokia XL RM-1030
  • Namun masih ada sedikit kendala, yaitu akan muncul Error berupa "Google Penelusuran Dihentikan". penyebabnya adalah launcher bawaan dari Nokia XL RM-1030 tidak bisa menampilkan Google Penelusuran
  • Oleh karena itu solusinya adalah dengan Menginstall Google Now Launcher yang tadi sudah anda Download untuk menggantikan Launcher bawaan dari Nokia XL RM-1030
  • Selesai


Sekian Tutorial Instalasi Google Playstore (GAPPS) pada Nokia XL RM-1030

Terima Kasih semoga bermanfaat untuk anda
Wassalam

Read More

Tutorial Install TWRP pada Nokia XL RM-1030 Dual SIM

  No comments
March 03, 2017

Assalamualaikum
Artikel ini masih lanjutan dari 2 Artikel saya sebelumnya tentang Flashing Nokia RM-1030 dan Rooting Nokia RM-1030. Langkah selanjutnya yang saya lakukan pada Nokia XL RM-1030 ini adalah menginstall TWRP untuk mengganti Stock Recovery dengan tujuan untuk menginstall paket GAPPS nantinya.

Bahan bahan yang dibutuhkan untuk install TWRP adalah :
  1. File TWRP
  2. Aplikasi Flashify (APK)

Langkah Instalasi TWRP
  • Saya asumsikan Nokia XL RM-1030 anda sudah dalam keadaan di Root, jika belum silahkan baca dulu Artikel sebelumnya tentang Cara Root Nokia XL RM-1030
  • Setelah ke-2 File diatas didownload, taruh kedua file tsb ke dalam Memori Internal, taruh di bagian paling luar, jangan taruh didalam Folder
    Tutorial Install TWRP pada Nokia XL RM-1030 Dual SIM
  • Install Aplikasi Flashify lalu jalankan
  • Pilih Recovery Image lalu Pilih file TWRP yang berada di Internal Storage tadi
    Tutorial Install TWRP pada Nokia XL RM-1030 Dual SIM
  • Setelah selesai, maka Otomatis Nokia XL RM-1030 akan Reboot dan Masuk ke TWRP
  • Selesai



Terima kasih
Wassalam :D.




Read More

Tutorial Gampang dan Mudah Cara Root Nokia XL RM-1030 | WORK 100%

  No comments
March 03, 2017

Assalamualaikum
Artikel kali ini masih berkaitan dengan yang sebelumnya tentang Flashing Nokia XL RM-1030 yang Stuck di Logo. Sebagai kelanjutnya saya ingin Menginstal Aplikasi Google kedalam Smartphone ini namun langkah yang harus di mulai sebelum Menginstal GAPPS adalah dengan melakukan Proses Root terlebih dahulu pada Nokia XL RM-1030 ini

Bahan yang dibutuhkan :
  1. Driver USB Nokia
  2. Aplikasi Nokia Tools X2
  3. Super SU

Lankah Rooting
  • Install Driver USB Nokia, Untuk masalah driver ini bisa mengambil jalan lain dengan menginstall Mobogenie atau Nokia Care Suite
  • Sekali lagi pastikan Driver telah terinstall dengan Baik lalu Aktifkan USB Debugging pada Nokia XL RM-1030
  • Colok Kabel USB dari Smartphone Nokia RM-1030 ke PC/Laptop
  • Extract lalu Jalankan Aplikasi Nokia Tools X2
  • Pilih Nomor 4 dengan menekan angka 4 pada keyboard dilanjutkan dengan menekan tombol Enter
    Tutorial Gampang dan Mudah Cara Root Nokia XL RM-1030 | WORK 100%
  • Tunggu Hingga Proses Rooting Selesai lalu tekan tombol sembarangan pada keyboard maka Nokia XL RM-1030 akan Melakukan Reboot
    Tutorial Gampang dan Mudah Cara Root Nokia XL RM-1030 | WORK 100%
  • Setelah Reboot seharusnya Nokia XL RM-1030 anda sudah berhasil di Root ditandai dengan adanya aplikasi Super SU yang terinstall secara Otomatis, jika tidak ditemukan aplikasi Super SU, maka silahkan Install Super SU secara manual menggunakan file APK yang sudah anda download dari link diatas



Terima kasih telah singgah dan mampir di blog Catatan lamers
Wassalam




Read More

Tutorial Flashing Nokia XL RM-1030 Dual Sim Karena Stuck Di Logo WORK 100% !

  No comments
March 03, 2017

Assalamualaikum
Artikel kali ini akan membahas bagaimana caranya mengatasi Smartphone Nokia yang Stuck Atau berhenti di Logo khususnya Nokia XL (RM-1030) Menggunakan Aplikasi Nokia X Flasher.

Ceritanya seusai Sholar magrib tadi saya numpang Ngeprint Voucher Hotspot di Rumah paman saya, ketika sedang ngeprint paman saya minta tolong untuk mengecek apa bisa diperbaiki Smartphone miliknya yaitu Nokia nya Tipe XL RM-1030 dengan Kondisi hanya berhenti di logo Nokia saja, dan tidak bisa di Shutdown kecuali di cabut Baterainya.
Tutorial Flashing Nokia XL RM-1030 Dual Sim Karena Stuck Di Logo WORK 100% !

Tanpa Banyak basa-basi saya langsung mengiakan saja, agar ia bisa sedikit terhibur, Padahal sebenarnya saya sendiri tidak tahu apakah bisa saya kerjakan atau tidak, ditambah lagi awalnya saya tidak tahu Smartphone Nokia Tipe apa ini, apakah menggunakan OS Android atau Java atau Symbian atau Windows Phone sama sekali belum saya ketahui saat itu.

Nah setelah sampai dirumah barulah saya mencoba mencari tahu Tipenya dari Kode yang tertera di belakang Casing.

Proses Flashing :
  • Download Firmware Nokia XL RM-1030 (Jika tidak cocok atau Link dihapus silahkan Search Firmware lain di Google ya :D)
  • Download Nokia X Flasher
  • Download Nokia RM-1030 USB Driver
  • Matikan Smartphone, Lalu tekan tombol Power dan Tombol Volume Down secara bersamaan
  • Sesaat setelah Smartphone bergetar, lepaskan Tombol Power, namun Tombol Volume Down tetap di tahan sekitar 15 detik
  • Tidak perlu kawatir jika pada tampilan di layar tidak menunjukan perubahan apapun (Hanya ada logo Nokia Saja)
  • Colok Kabel USB ke Nokia lalu hubungkan ke PC/laptop
  • Install Driver Nokia
    Tutorial Flashing Nokia XL RM-1030 Dual Sim Karena Stuck Di Logo WORK 100% !
  • Buka Aplikasi Nokia X Flasher
  • Extract File RAR dari Firmware yang tadi anda Download
  • Klik System lalu Arahkan ke File RM-xxx_x.x.x.x_system.img
  • Klik Boot lalu Arahkan ke File RM-xxx_x.x.x.x_boot.img
  • lakukan hal yang sama pada Recovery, Variant dan Preload
  • Klik Start Flashing Lalu tunggu Hingga Proses Flashing Selesai
    Tutorial Flashing Nokia XL RM-1030 Dual Sim Karena Stuck Di Logo WORK 100% !
  • Klik Reboot lalu cabut kabel USB
  • Selesai


Alhamdulillah kini Smartphone Nokia XL RM-1030 Dual sim milik paman saya yang tadinya Stuck di Logo kini sudah bisa hidup normal kembali setelah di Flash menggunakan Nokia X Flasher

Sekian dan Terima Kasih
Wassalam

Read More

01 March 2017

Cara Setting 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point Sebagai Client Hotspot

  No comments
March 01, 2017

Assalamualaikum
Beberapa bulan lalu saya sempat dipinjami (Pinjam pakai) oleh teman sebuah perangkat Wireless yang sudah lumayan tua dan langka dan keadaanya pun sudah cukup mengenaskan karena perangkat ini tidak lagi memiliki Case bagian depan dan tidak mempunyai antenanya lagi.

Dari label yang masih menempel pada bagian bawah Case, baru saya ketahui bahwa perangkat ini adalah 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point. dari namanya saja sudah bisa ditebak bahwa ini adalah perangkat lawas yang sudah sangat ketinggalan zaman. Data ratenya hanya sanggup sampe 54Mbps ditambah lagi hanya bisa support wireless mode G (ternyata bisa B juga). 
Cara Setting 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point Sebagai Client Hotspot

IP Defaultnya pun berbeda dari perangkat-perangkat wireless yang ada sekarang ini, biasanya kan IP Default Perangkat wireless itu ada yang 192.168.0.1, 192.168.1.1, 192.168.1.254 atau 192.168.1.20 (ubnt). Berbeda dengan Perangkat 3Com ini, IP Defaultnya adalah 192.168.1.250.

Berhubung beberapa hari lalu saya sempat memesan beberapa buah Antena TP Link TL-ANT2409CL (9dBi) dan kebetulan ada kelebihan 1 buah yang nganggur, akhirnya saya coba deh pasangin sama Radio 3Com ini.
Cara Setting 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point Sebagai Client Hotspot

Karena di Mini tower saya sudah cukup banyak Access Point makanya tidak memungkinkan lagi 3Com ini saya fungsikan sebagai Access Point (Pemancar) juga. alhasil saya berinisiatif mempergunakan 3Com OfficeConnect ini sebagai radio Client (Penerima) untuk salah satu user saya yang jaraknya hanya sekitar 150M dari AP pusat saya.

Cara settingnya pun ternyata sangat mudah, dikarenakan Menu-menu yang ada pada Halaman konfigurasinya pun hanya sedikit saja sehingga untuk yang baru pertama kali menggunakanya pun pasti akan dengan mudah memahami cara pengoperasinya.

  1. Setting dulu IP PC/Laptop menjadi se-network dengan IP 3Com ini
    Cara Setting 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point Sebagai Client Hotspot
  2. Akses Halaman Konfigurasi melalui browser dengan mengunjungi 192.168.1.250 (IP Default 3Com)
    Cara Setting 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point Sebagai Client Hotspot
  3. Masukan password admin
  4. Pada halaman Setup, atur IP Address 3Com agar Se-Network dengan IP Network dari pemancar yang akan kita hubungkan, lalu Klik Apply
    Cara Setting 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point Sebagai Client Hotspot
  5. Atur kembali IP pada PC/Laptop agar menjadi se-network dengan 3Com Office Connect
  6. Akses Kembali halaman Konfigurasi 3Com OfficeConnect
  7. Masuk ke menu Operating Mode lalu Pilih AP Client lalu klik Available Networks
    Cara Setting 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point Sebagai Client Hotspot
  8. Akan muncul sebuah Popup baru yang menampilkan List SSID yang terdeteksi, pilih SSID yang ingin anda hubungkan dengan mengklik Radio Button maka otomatis akan muncul Popup kedua lalu klik Apply
    Cara Setting 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point Sebagai Client Hotspot
  9. Klik Apply Sekali lagi untuk menyimpan hasil Konfigurasi
    Cara Setting 3Com OfficeConnect Wireless 54Mbps11g Access Point Sebagai Client Hotspot
  10. Setelah Perangkat 3Com OfficeConnect ini reboot seharusnya proses konfigurasi sudah selesai.


Catatan :
  • 3Com ini tidak support untuk dijadikan Client jika AP Pusat menggunakan Enkripsi WPA,WPA2
  • 3Com Office Connect hanya support dijadikan AP Client jika AP pusatnya tidak menggunakan Enkrispi (Open) atau menggunakan Enkripsi WEP
  • AP Pusat saya tidak menggunakan Enkripsi karena saya menggunakan Sistem Hotspot dari Mikrotik


Sekian dan Terimakasih
Wassalam

Read More

26 February 2017

Cara Setting TP-Link WR740N DD-WRT Mode Client Router (Repeater) untuk Client Hotspot

  No comments
February 26, 2017

Assalamualaikum
Kali ini kita akan membahas tentang bagaimana caranya melakukan konfigurasi pada perangkat TP-Link WR740N V4 yang Firmwarenya sudah di upgrade ke DD-WRT untuk dijadikan Client Router dengan tujuan untuk menjadi Repeater (Router Mode) di sisi Client Hotspot.

Untuk merubah firmware ke DDWRT, silahkan baca Artikel sebelumnya tentang Flashing TP-Link WR740N V4 Ke DDWRT. Pada artikel sebelumnya saya sempat menulis tentang bagaimana caranya melakukan Konfigurasi pada TP-Link WR740N DDWRT ini dengan Mode Client Bridge dengan tujuan untuk menjadi Repeater hotspot (Lebih jelasnya baca di Setting WR740N Mode Client Bridge), nah untuk tutorial kali ini sebenarnya hampir sama, namun penerapan dan tujuanya saja yang berbeda.

Untuk mempermudah anda memahami maksud dari mode "Client Bridge" dan "Client Router" maka silahkan simak gambar dibawah ini.
Cara Setting TP-Link WR740N DD-WRT Mode Client Router (Repeater) untuk Client Hotspot
Mode Repeater Bridge / Client Bridge

Dari Gambar diatas, penjelasan singkatnya kira-kira seperti ini, Client dibawah Repeater (TP-Link WR740N DDWRT) akan mendapatkan IP yang se-network dengan Client Hotspot lainya. Oleh karena itu user dibawah Repeater akan melalui Halaman Login Hotspot terlebih dahulu sebelum bisa mengakses Internet, layaknya user lain yang terhubung langsung ke AP utama atau Pemancar hotspot utama.
Cara Setting TP-Link WR740N DD-WRT Mode Client Router (Repeater) untuk Client Hotspot
Mode Repeater Router / Client Router

Sekilas memang hampir mirip dengan gambar sebelumnya, namun jika anda perhatikan kembali, pada gambar diatas menjelaskan bahwa Repeater akan berfungsi dalam Mode Router, yang artinya akan ada 2 Port yang akan digunakan yaitu WAN dan LAN. WAN adalah port yang terhubung ke AP pusat dan IP nya se-network dengan AP pusat, sedangkan LAN adalah port yang terhubung ke user yang berada dibawah Repeater ini, dan IP nya harus berbeda network dengan IP WAN, Contoh jika IP WAN 192.168.3.3 maka IP Lan digunakan 192.168.0.1, dan IP LAN pada Repeater akan menjadi Gateway bagi user yang berada dibawah repeater atau terhubung melalui repeater ini.

Semoga penjelasan diatas tidak membingungkan anda. Oke langsung saja masuk ke tahap konfigurasi.

Skenario
  1. Mikrotik RB450G sebagai Server Hotspot yang berjalan di Port 3.
  2. Mikrotik Sudah selesai disetting, dan sudah bisa berinternet dan juga sudah di konfigurasi pula server Hotspotnya
  3. IP Server Mikrotik adalah 192.168.3.1
  4. IP Range dari DHCP Server Mikrotik adalah 192.168.3.100 s/d 192.168.3.254
  5. Rocket M2 + Antena Omni AMO2G13 Bertindak sebagai penyebar signal dalam Mode Bridge
  6. TP-Link WR740N dengan Firmware DD-WRT akan bertindak sebagai Repeater dengan  cara menangkap signal dari Pemancar pusat (Rocket M2) setelah itu di Pancarkan kembali menggunakan Virtual Interface atau Virtual AP yang sudah termasuk dalam salah satu fitur firmware dd-wrt. Namun Network yang keluar dari Virtual AP tersebut sudah beda dengan network yang berasal dari server hotspot
Let's Begin

  • Masuk ke menu konfigurasi DD-WRT menggunakan Browser, lalu arahkan ke Tab Menu Status lalu ke sub menu Wireless. dibagian Bawah Klik Site survey untuk melihat signal wireless yang terdeteksi oleh si TP-Link WR740N ini
    Konfigurasi TP-Link TL-WR740N DD-WRT Mode Client Bridge / Repeater
  • Selanjutnya perhatikan, SSID mana yang ingin anda tangkap, jika sudah ketemu langsung Klik Join
    Konfigurasi TP-Link TL-WR740N DD-WRT Mode Client Bridge / Repeater
  • Seharusnya, setelah Klik join maka anda akan dibawa ke menu Wireless Basic Settings. Namun jika tidak otomatis, maka anda harus masuk ke menu tersebut.
  • Pada bagian Wireless mode pilih Client lalu Klik Save (Jangan dulu klik Apply Settings)
  • Lalu dibagian Bawah Virtual Interfaces klik tombol Add
  • Pada Virtual Interface yang baru saja dibuat (Dengan Mengklik tombol add) , Wireless mode pilih AP (Pemancar) lalu wireless SSID diisi sesuka hati anda, sisanya dibiarkan default saja
  • Selanutnya Masuk ke menu Setup lalu Basic Setup. pada WAN Connection Type Pilih Automatic Configuration - DHCP , dengan maksud agar WAN mendapatkan IP Secara otomatis dari Server Hotspot Mikrotik 
    Cara Setting TP-Link WR740N DD-WRT Mode Client Router (Repeater) untuk Client Hotspot
  • Lanjut Scrol kebawah, pada bagian Router IP,  Local IP Address isi IP yang beda Network dengan IP WAN, contoh kali ini saya menggunakan IP 192.168.0.1
    Cara Setting TP-Link WR740N DD-WRT Mode Client Router (Repeater) untuk Client Hotspot
  • Scrol Lagi ke bawah, pada bagian DHCP server, atur DHCP Servernya, agar Client dibawah Router ini bisa mendapatkan IP Address Secara otomatis.
    Cara Setting TP-Link WR740N DD-WRT Mode Client Router (Repeater) untuk Client Hotspot
  • Terakhir Klik Save Lalu Apply Settings
Jika ada 1 User yang terhubung ke SSID dd-wrt-vap (Virtual Interface) maka ia akan menemui halaman login untuk bisa mengakses internet, jika ia telah berhasil melakukan Login hotspot, maka user selanjutnya yang terhubung ke Repeater ini tidak akan lagi di mintai login, karena pada dasarnya server Hotspot hanya mengenali Repeater saja, sedangkan user yang berada di bawah repeater akan dianggap bagian yang sama dari repeater itu sendiri.

Biasanya, Penggunaan mode seperti ini saya gunakan saat ada Client yang jarak rumahnya tidak terlalu jauh dari Pemacar Hotspot saya. Tujuanya agar Client Rumahan bisa terhubung ke jaringan Hotspot tanpa perlu membeli 2 perangkat lagi. Cukup 1 Perangkat untuk dijadikan Penerima (Bridge) dan sekaligus Pemancar (Router). nah tugas saya selanjutnya biasanya adalah Membypass MAC Address dari Repeater ini. Agar Client yang berada dibawa Router tidak perlu lagi melakukan Login Hotspot.

Oke sekian dan Terima kasih Wassalam :D.

Read More

20 February 2017

Solusi tidak bisa booting karena partisi harddisk yang hilang

  No comments
February 20, 2017

Assalamualaikum
Postingan kali ini sebenarnya masih bagian dari Postingan saya sebelumnya tentang Mengatasi Error no harddrive Found ketika menginstall mikrotik di PC. pasalnya postingan ini masih Rangkaian peristiwa yang saya alami pada malam yang sama. 

Ceritanya, karena awal mulanya saya mendapati Error sewaktu menginstall Mikrotik ke Harddisk menggunakan CD, jadinya saya sempat mencoba memasang Harddisk yang rencananya akan di taruh RouterOS di PC yang biasa saya gunakan untuk kerja untuk mencoba menginstall HDD tersebut menggunakan Netinstall, seperti menginstall RouterBoard, begitu asumsi saya, namun ternyata hal tersebut tidak benar karena untuk menginstall RouterOS ke dalam HDD menggunakan Netinstall bukan seperti itu caranya (Mencoba lebih baik daripada diam hehehe)

Di PC yang saya gunakan ini sudah ada sebuah Harddisk dengan 2 Partisi yaitu C dan D. Nah dengan adanya Harddisk kedua (HDD Untuk RouterOS) maka terdeteksi ada 3 Buah partisi (HDD RouterOS hanya saya gunakan 1 Partisi saja).  Nah pada saat memilih Drive pada aplikasi Netinstall, saya keliru memilih Partisi, yang seharusnya saya memilih Partisi E (HDD RouterOS) eh malah yang kepilih adalah Parisi D (Partisi Asli dari Harddisk yang ada di PC saya). Dan parahnya, hanya selang sepersekian  detik setelah saya menekan tombol install, baru saya sadar bahwa saya salah memilih partisi. Belum sempat saya Cancel, proses Instalasi sudah selesai begitu cepat.
Solusi tidak bisa booting karena partisi harddisk yang hilang
Gambar ini hanya ilustrasi yang mirip dengan kejadian aslinya
Tapi syukurlah, karena ternyata tidak terjadi apa-apa walaupun saya salah memilih partisi. Setelah saya Shutdown PC dengan tujuan untuk mencabut Hardisk untuk RouterOS tadi, lalu saya Hidupkan kembali PC, Nah disinilah  baru masalah serius muncul. Komputer saya tidak bisa Booting dengan pesan error "Reboot And Select proper boot device or insert Boot Media in selected Boot Devices and press a key" Setelah saya cek di BIOS, eh harddisknya ada dan terdeteksi, tapi anehnya kok gak bisa dipake Booting.
Solusi tidak bisa booting karena partisi harddisk yang hilang

Akirnya saya Cabut Harddisk PC saya tersebut dan saya coba pasang ke komputer lain yang masih Normal untuk dijadikan sekondari HDD. Setelah masuk ke Windows (Menggunakan HDD PC yg Normal) saya coba cek HDD saya melalui Disk Management Windows, betapa kagetnya saya karena disana terdeteksi HDD saya statusnya sudah Unlocatted, dan Minta untuk di buat Partisi dulu agar bisa digunakan kembali.
Solusi tidak bisa booting karena partisi harddisk yang hilang
Gambar ini hanya Contoh yang mirip dengan kejadian
Tak mau menyerah begitu saja, saya mencoba mencari cara untuk mengembalikan Harddisk saya untuk kembali seperti semula dengan menggunakan Bantuan Aplikasi Easus Partition Master Free. pada aplikasi tersebut saya coba menggunakan Menu Partition Recovery dan syukurlah tidak sampai 5 Menit Partisi yang ada pada Hardisk saya akhirnya bisa kembali seperti semula. lengkap beserta data-data/file-file di dalamnya tanpa ada kerusakan atau Corrupt sedikitpun.
Solusi tidak bisa booting karena partisi harddisk yang hilang

Karena, Partisinya udah kembali, Harddisk tersebut saya pasang kembali ke PC tempat asal HDD tersebut, dan ternyata masih Error. padahal kalo di pasang di komputer lain partisi HDD ini udah kembali normal. Analisa saya, kemungkinan besar MBR (Master Boot Record) pada harddisk ini sudah tidak ada, jadinya harddisk ini tidak bisa dipakai untuk Booting.

Selanjutnya, untuk mengatasi permasalah baru ini saya menggunakan Tehnik Repair Windows dengan Cara, Yang pertama kali Booting adalah Flashdisk yang biasanya saya gunakan untuk menginstall Windows. Nah pada menu instalasi Windows, saya menggunakan menu Repair Windows, lalu saya pilih Startup Repair
Solusi tidak bisa booting karena partisi harddisk yang hilang

Setelah proses Repair selesai dan Flashdisk tersebut saya cabut (Otomatis yang Booting pertama kali adalah HDD) hasilnya, Muncul Logo Boot Screen Windows yang menandakan Permasalahan telah selesai teratasi.

Sekian dan Terima kasih  
Wassalam

NB : Maaf tidak ada 1 pun dokumentasi asli (Real) dalam artikel ini yang sempat saya abadikan disaat kejadian tsb. dikarenakan saat itu saya terlanjur panik duluan, jadinya gak kepikiran untuk ambil screenshoot untuk bahan pada artikel ini.

Read More