02 May 2016

Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi

Topologi jaringan adalah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 6 kategori utama. disini akan dijelaskan pengertian dari tiap topologi jaringan, kekurangn beserta kelebihannya 


Topologi Mesh



Pengertian Topologi Mesh

Topologi jala atau topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).


Karakteristik Topologi Mesh

Setiap komputer/alat terhubung langsung dengan komputer/alat lain melalui sebuah link khusus. Setiap sambungan atau link hanya dlgunakan untuk berkomunlkasi antara dua komputer atau alat yang dihubungkannya.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh
Kelebihan Topologi Mesh:
  • Mengatasi masalah kepadatan lalu lintas data
  • Proses pengiriman data antar link menjadi lebih cepat karena tidak melalui perantara
  • Kerusakan pada satu link tidak mengganggu link yang lain
  • Keamanan data terjamin karena dlkirim tanpa perantara.
  • Deteksi lokasi kerusakan mudah dilakukan.
Kelemahan Topologi Mesh:
  • Memerlukan kabel yang panjang sehingga memerlu- kan waktu lama untuk memasangnya serta biaya yang relatif mahal.
  • instalasi dan konfigurasi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel akan menghabiskan banyak tempat/ruang.

Topologi Star


Pengertian Topologi Star
Topologi star atau topologi bintang adalah bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi star termasuk topologi jaringan dengan biaya murah.

Karakteristik Topologi Star
Setiap komputer atau alat terhubung langsung menggunakan konfigurasi point-to-point, dengan pengendali pusat berupa hub.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Star
Kelebihan Topologi Star:
  • Pemasangannya relatif Sangat mudah, karena setiap alat/ computer hanya membutuhkan satu port I/O
  • Deteksi kesalahan cukup mudah
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi
  • Kerusakan pada salah satu link tidak mempengaruhi sambungan yang lain, asalkan hub masih berfungsi baik.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
  • Akses kontrol terpusat.
  • Topologi jaringan yang paling fleksibel.
Kelemahan Topologi Star:
  • Sangat tergantung pada pengendali pusat (hub). Jika hub rusak, maka seluruh rangkaian akan terhenti.
  • Tidak mungkin dilakukan komunikasi langsung dari satu komputer ke komputer lain, karena semua transmisi harus melalui hub.
  • Boros pemakaian kabel
  • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus dan ring.
  • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat maka dapat menyebabkan jaringan lambat.

Topologi Bus


Pengertian Topologi Bus

Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Karakteristik Topologi Bus

  1. Menggunakan konfigurasi sambungan multipoint. Sebuah kabel utama bertindak sebagai tulang punggung (backbone) lalu-lintas data. Semua komputer dan peralatan jaringan terhubung ke backbone.
  2. Tidak terdapat pengendali pusat, apabila terjadi pengiriman pesan yang bersamaan oleh dua komputer, salah satu komputer menunggu sampai sinyal tersebut lewat kemudian komputer tersebut mengulang proses transmisi.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Bus
Keunggulan Topologi Bus:
  • Pengembangan jaringan atau workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation yang lain.
  • Mudah di pasang dan hemat biaya.
Kelemahan Topologi Bus
  • Pemekaran jaringan sangat terbatas, karena panjang Kabel utama tidak boleh melebihi jarak tertentu.
  • Lokalisir kerusakan alat sulit dilakukan.
  • Relatif sulit dalam hal perawatan dan penambahan peralatan baru. Jika terjadi kerusakan pada salah satu segmen kabel ulama, seluruh jaringan akan macet.

Topologi Ring


Pengertian Topologi Ring
Topologi cincin atau topologi ring adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.

Karakteristik Topologi Ring


  1. Piranti terhubung secara langsung, melalui sambungan point to point, ke dua piranti lain, membentuk sebuah loop atau jaringan tertutup.
  2. Sinyal berjalan sepanjang lintasan dalam satu arah dari satu piranti ke piranti lain, sampai mencapai penerima tujuan,
  3. Tidak terdapat pengendali pusat. Setiap piranti atau komputer dilengkapi dengan sebuah repeater.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring
Kelebihan Topologi Ring
  • Pemasangan dan pengaturan-nya relatif mudah karena setiap piranti (komputer hanya terhubung ke dua piranti lain. Untuk menambah atau mengurangi piranti hanya diperlukan pemindahan dua sambungan. 
  • Deteksi kerusakan mudah dilakukan.
  • Hemat kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data.
Kekurangan Topologi Ring
  • Jaringannya bersifat terbatas akibat adanya batasan panjang lintasan lingkaran sehingga banyaknya piranti pun terbatas.
  • Jaringan bersifat rentan gangguan. Jika terjadi kerusakan pada salah satu segmen Jaringan, seluruh jaringan tidak dapat berfungsi dengan baik.
  • Pengembangan jaringan lebih kaku
  • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus
  • Sulit mendeteksi kerusakan
  • Dapat terjadi collision(dua paket data tercampur)

Topologi Tree

Pengertian Topologi Tree

Topologi pohon atau topologi tree adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.


Karakteristik Topologi Tree

  1. Merupakan modifikasi atau gabungan beberapa topologi bintang.
  2. Dalam hal ini terdapat dua macam hub, yakni hub pusat/sentral (primer) dan hub sekunder.Hub primer meng-hubungkan setiap hub sekunder.
  3. Hub sentral atau primer pada topologi pohon merupakan hub aktif.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Tree
Kelebihan Topologi Tree
  • Secara umum sama dengan keuntungan topologi bintang.
  • Adanya hub sekunder memungkinkan lebih banyak perangkat yang dapat tersambung ke sebuah hub sentral sehingga menambah jarak jangkau jaringan ini.
  • Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
Kelemahan Topologi Tree
  • Secara umum sama dengan kelemahan topologi bintang.
  • Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif.
  • Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

Topologi Hybrid


Karakteristik Topologi Hybrid
Menggabungkan beberapa topologi. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Hybrid

Kelebihan Topologi Hybrid
Hemat kabel, tata letak kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak butuh kendali pusat, dan penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
Kelemahan Topologi Hybrid
Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

Klasifikasi Jaringan Komputer berdasarkan Fungsi

Klasifikasi Jaringan Komputer berdasarkan Fungsi

Berdasarkan fungsi, pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server, sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya, maka ada 2 (dua) jenis jaringan komputer:

Client-Server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server .khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti http://www.google.com/ yang dilayani oleh banyak komputer web server.

Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server computika.web.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.


Peer to Peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Klasifikasi Jaringan Komputer berdasarkan wilayah


Jaringan Komputer Berdasarkan wilayah /Geografis Terbagi menjadi 3 yaitu LAN (Local Area Network) dimana Cakupan jaringannya hanya satu lokal Misalkan Rumah menguanakan Wifi Dari Pihak ISP nah itu bisa di bilang LAN . MAN (Metropolitan Area Network) Untuk yang satu ini Adalah Sekumpulan LAN LAN yang menjadi Satu tapi masih dalam Satu LOKASI . Contohnya masih Dalam satu lingkup Kantor Atau daerah. WAN (Wide Area Network ) adalah Jarigana luar cakupanya adalah Daerah Kota Sampai Negara . Ini biasanya di sebut Internet 


Pengenalan Teori Dasar Jaringan Komputer

Pengenalan Teori Dasar Jaringan Komputer merupakan hal yang wajib di ketahui sebelum kita melangkah masuk ke Jaringan komputer itu sendiri. sama halnya dengan bidang ilmu lainnya, jaringan komputer pun harus kita mulai dengan teori yang matang sebelum terjun langsung ke praktek.

Definisi
Banyak literatur di Internet yang membahas tentang apa itu "Jaringan Komputer". Jika anda searching melalui buku,internet atau media lain maka anda akan mendapati begitu banyak perbedaan penulisan tentang definisi "Jaringan Komputer" itu sendiri. namun yang perlu anda perhatikan adalah, dari semua definisi yang berbeda itu mempunyai satu maksud dan tujuan yang sama hanya berbeda cara penulisan dan pemahaman. maka dari itu saya mengambil sebuah kesimpulan tentang definisi "Jaringan Komputer" yaitu Sistem yang dibangun untuk menjembatani atau menghubungkan antar komputer untuk melakukan sebuah komunikasi data.

Sejarah

Sejarah jaringan komputer bermula dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken.mPada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.

Kemudian ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing  System).Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan.Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat. Di kutip Dari (wikipedia)

01 May 2016

Menampilkan Layar Komputer / Laptop di HP Android

Menampilkan Layar Komputer / Laptop di HP Android. Sebenarnya saya bingung mau nulis postingan ini apa tidak, soalnya rasanya jarang ada yang mau nyari tutorial kayak gini, kan umumnya orang nyari tutorial buat nampilin layar android di komputer, eh malah saya nulis yang sebaliknya hehehe :D.

Kalo di pikir-pikir apa sih gunanya nampilin layar Laptop atau PC di HP Android, kan layar Laptop/ Monitor PC udah gede, ngapain mau di lihat di layar di android yang ukuranya lebih kecil. Eits jangan salah, sebenarnya ada gunanya tergantung tujuan si penggunanya sih. Contohnya saya, kali ini saya menggunakan Android sebagai monitor bukan tanpa sebab, melainkan karena Laptop yang saya miliki tidak punya LCD, karena udah pecah sekitar 1 tahun lalu. alhasil sampai hari ini saya menggunakan Laptop saya dengan Monitor PC Bekas. Namun hal ini menjadikan Laptop yang tujuanya dibuat portable alias bisa dibawa kemana saja dan digunakan dimana saja kini tidak dapat lagi difungsikan seperti itu, karena gak mungkin kemana-mana nenteng Monitor trus nyari Colokan buat hidupin Monitornya jadinya gak praktis lagi ni laptop.

Stiker Setrikanya di abaikan saja :v hahahaha


Suatu hari karena suatu kebutuhan untuk membawa laptop saya pun mencoba mencari cara agar laptop kesayangan saya ini bisa dibawa tanpa harus ada monitor. saya pun terpikir untuk menggunakan HP Android saya berfungsi menggantikan LCD/Monitor tadi agar Laptop tetap bisa saya gunakan dimana saja walaupun tanpa LCD/Monitor.

Caranya pun mudah saja, kita hanya memanfaatkan aplikasi VNC (Bukan VLC ya, Kalo itu video player :v).

Prinsipnya di laptop dijadikan VNC Server sedangkan di Hp Android di install VNC Viewer
zip password : catatan-lamers.blogspot.com

Selanjutnya untuk HP Android silahkan install VNC Viewer dari Playstore

How To :
Jika kasus anda sama dengan saya yaitu Laptop anda tidak mempunya LCD alangkah baiknya anda menyiapkan dahulu Mointor PC lalu dihubungkan ke Laptop anda dengan Menggunakan Kabel VGA. Tujuanya untuk melakukan settingan awal.

  • Install VNC Desktop di Laptop anda
  • Install VNC Viewer di Hp Android anda
  • Konfigurasi VNC Desktop

Setelah VNC Desktop Selesai disetting, selanjutnya adalah memikirkan Media penghubungnya. Jika Laptop dan Android anda berada dalam 1 router maka akan mudah saja untuk menghubungkan keduanya, anda hanya tinggal melihat IP Address Laptop anda dan memasukan IP tersebut ke Aplikasi VNC Viewer yang ada di Android.

Selesai ! :D. Muncul masalah baru, bagaimana caranya jika nanti kita berada disuatu tempat yang tidak ada Jaringan, atau katakanlah ada jaringan Namun kita harus mengisi password wireless tersebut ke Laptop agar bisa terhubung dengan Hp Android. bingung kan? apalagi kalau ditempat itu kita tidak membawa Monitor PC yang kita pakai melakukan setting sebelumnya.
Hal ini bisa diatasi caranya, Buat Hotspot Tethering dulu di HP Android anda ( Lakukan ini sebelum Keluar rumah) lalu Koneksikan/hubungkan Laptop anda dengan Tethering yang tadi di buat Oleh HP Android anda. pastikan Pilihan Connect Automatically di centang agar nantinya di tempat manapun saat Hotspot Tethering di HP Android anda di aktifkan, Laptop akan otomatis Konek dan terhubung ke jaringan yang sama dengan HP. Tapi ingat untuk Mencatat/Mengingat IP Address Laptop anda yang terkoneksi ke Tethering agar nantinya bisa di akses dari VNC Viewer yang ada di Android anda.

Oh ia hampir Lupa saya, Ini hasilnya 


Sekian Dan terima Kasih :D.