April 2016 | Catatan Lamers

30 April 2016

Sayang Anak - Game Talking Tom Mod (Unlimited Coins)

  No comments
Post ini sebenarnya sudah lumayan lama kejadianya, namun baru kali ini ada kesempatan dan baru ingat juga sebenarnya, Ceritanya waktu itu anak saya minta Game di Handphonenya "My Talking Tom" agar bisa beli banyak barang, ya saya bilang supaya Koin nya di kumpul-kumpul saja. Malamnya saya mencoba browsing dan nemu Game ini yang sudah di Mod dan setelah saya coba tes install di handphone anak saya, dia pun girang karena melihat Kucingnya kini punya Koin yang tak terbatas untuk membeli "Makanan,Pakaian,Dll) buat si TOM
hahahah


Name of Game: My Talking Tom
Version: 2.0.1
Root Needed?: No

Cara Pakai:
- Uninstall dulu My Talking Tom yang dari Appstore (Kalo Ada
- Download APK danOBB
- Extract OBB dan pindahkan "com.outfit7.mytalkingtomfree" ke"sdcard/Android/obb"
- Install APK dan Selamat Bermain


Playstore Link: My Talking Tom Free

Download Links:
- APK
- OBB

Bikin pusing tetangga Dengan membuat Banyak SSID Wireless Denga Backtrack

  No comments

Bikin pusing tetangga Dengan membuat Banyak SSID Wireless Denga Backtrack. Hallo Backtracker
Di tempat ente ga ada Hotspotnya atau malah ada tapi kepassword semua
kalo iya mending kita jailin aja, kita bikin banyak hotspot palsu biar rame :v
Tools yang di pake mdk3 Tools bawaan backtrack
caranya simple
siapin sebuah list yang isinya nama2 hotspot yg nanti akan kita bikin
simpan dengan nama hotspot.list trus taruh di folder root
nah abis itu buka terminal ketik mdk3 mon0 b -f hotspot.list 
Nah selesai
coba deh cek  :D 

Mengatasi Masalah MD5 Mismatch Saat Restore Via CWM

  No comments
Mengatasi Masalah MD5 Mismatch Saat Restore Via CWM. Masih pagi ane udah di hadapin masalah, HH ane Bootlop waktu abis coba2 tweak init.d
untungnya dulu waktu abis di root ane sempat backup lewat cwm
nah rencananya mau di restore ulang tapi pas di coba eh masalah baru lagi muncul "md5 mismatch".
solusinya simple
cukup hapus file nandroid.md5 di dalam folder backup-an trus buat file baru lagi dengan nama yang sama nandroid.md5
Hasilnya Pun Sukses :D

Memperbaiki Invalid IMEI pada HP Replika - Iphone 6 Supercopy

  1 comment
Semenjak 2 buah HH supercopy S4 dan S5 saya dengan resmi tewas dah lama saya ga pernah lagi liat apalagi megang sampe ngotak ngatik HH SC (Super Copy). Eh taunya pagi ini ketemu lagi sama SC kali ini bukan brand samsung tapi Apple, Iphone 6 katanya :v 
Oia ini punya org bukan punya saya, saya udah insaf pake SuperCopy..kali ini penyakitnya ga bisa baca SIMCARD n NO SIGNAL BAR
Ane cek eh trnyta iMEI invalid

Langsung DIAL
*#06#
Trus masukin IMEI yang ad di Blkang HH trus KLik Attach
Reboot and akhirnya Finish 

Hehehe

DIY - Buat Antena Omni Anda Sendiri Dirumah

  1 comment
Sebelum mulai, perlu di ingat bahwa antena ini tidak bisa saya jelaskan secara detail tentang cara kerjanya maupun pengukuran DB dan lain-lain dikarenakan antena ini saya buat hanya ala kadarnya berdasarkan beberapa tutorial yang saya dapatkan sewaktu surfing di beberapa website, namun dari hasil yang saya dapatkan,bisa saya katakan bahwa antena ini berfungsi seperti apa yang saya inginkan.

Bahan yang saya gunakan

  1. Kabel Coax RG 6 (TV Kabel) dengan panjang sekitar 2m, Namun saat saya menuliskan post ini saya sedang mencoba membuat kembali dengan menggunakan kabel Coax RG 11, Resultnya nanti akan saya share di post selanjutnya
  2. Pipa Paralon, Lupa saya ukuranya berapa, ya diseuaikan saja untuk panjangnya bisa diseuaikan dengan panjang kabel, jika lebih kan nanti bisa dipotong
  3. Konektor N Female
  4. Pipa Kapiler AC 0,6mm (Ukuran ini berdasarkan Tutorial di google). sebelumnya saya sudah pernah mencoba mengganti pipa kapiler ini dengan alumunium foil. pernah juga sya menggunakan Potongan kaleng minuman soda yang saya potong sesuai ukuran dan saya buat berbentuk bulat seperti pipa kapiler. dan hasilnya pun berfungsi, namun saya lupa untuk membandingkan kulitas signal antara Kapiler,Alumunium dan Kaleng Soda.
  5. Kuningan Las, Entah apa namanya yang biasa di pake buat ngelas kuningan, Namun jika tidak punya bisa menggunakan alternatif lain.
  6. Tutup Pipa Paralon
  7. Kabel LAN
Alat Yang saya gunakan
  1. Alat Potong Pipa
  2. Alat Las
  3. Isolasi
  4. Radio Access Point, saya menggunakan Bullet2mhp, namun jika anda menggunakan radio lain, seperti WA5210G maka anda membutuhkan Kabel pigtail, pada intinya anda bisa menggunakan radio apasaja
Pengerjaan
  1. Kabel Coax di potong dengan Panjang 6,7cm sebanyak 24 buah
  2. Kabel yang telah di potong2 tadi di kupas kulit luarnya dan serabut2nya, sehingga yang tersisa hanyalah lapisan pelindung kabel berwarna putih
  3. Gambar saya ambil dari google
  4. setelah di kupas, setiap ujung2 kabel di kupas Lapisan Putihnya sepanjang 1cm sampai terlihat kabelnya, sehingga panjang Lapisan yang berwarna putih tersisa 4.7cm 
  5. Gambar Saya Ambil dari Google

  6. Potong pipa Kapiler sebanyak 24 buah dengan panjang 4.7cm 
  7. masukan ke 24 potongan kabel tadi kedalam pipa kapiler
  8. hubungkan ke 24 kabel yang telah di masukan ke dalam pipa secara zigzag menggunakan alat las
     
  9. Hubungkan salah satu ujung kabel yang sudah disambungkan tadi ke N Connector
  10. Masuk seluruh rangkain kabel kedalam Pipa Paralon
  11. Dan Hasilnya Seperti dibawah ini








Result : Antena ini saya taruh 8 Meter di atas tanah dengan Power dari Bullet Sebesar 20Dbm, untuk menguji luas coverage signal saya mencoba berjalan sejauh kurang lebih 100 meter dan signal yang saya dapatkan adalah 2 Bar, saya mencoba berjalan mengelilingi antena dari jarak 100 meter, untuk memastikan bahwa coveragenya 360 derajat dan hasilnya benar saja, antena ini sudah menyebar seluas 360 derajat sejauh 100 m. saat saya naikan power menjadi 26dbm jangkauan signal menjadi kurang lebih 150 Meter. kedepanya saya akan coba untuk memodifikasi antena ini siapa tahu jarak yang bisa di jangkau bisa menjadi lebih luas

Template Blog Responsif, Ringan, SEO dan Cocok Untuk Adsense Gratis

  No comments
Template Blog Responsif, Ringan, SEO dan Cocok Untuk Adsense Gratis. Mungkin judulnya sedikit lebay kali ya, tapi ya kenyataannya memang seperti itu. template yang akan saya share ini memiliki semua fitur yang saya tulisakan seperti pada judul, Responsif Iya, Ringan Iya, SEO iya, Cocok untuk pemain adsense iya, Dan yang paling penting GRATIS.

itulah alasanya hari ini saya memilih untuk mengganti template Bawaan Blogger dengan template ini, nah untuk demonya anda tidak perlu jauh-jauh mencarinya karena Blog ini sekarang(30-April-2016) menggunakan template yang akan saya share ini.



Yup Jika anda berminat bisa langusng Mendownload dari Link dibawah 

Download


Terima Kasih telah berkunjung :D



Arduino Kontrol Listrik AC Menggunakan Serial Monitor

  No comments
Arduino Kontrol Listrik AC Menggunakan Serial Monitor. Tutorial ini masih berhubungan dengan tutorial saya sebelumnya Arduino Kontrol Relay Untuk Menyalakan Lampu. jika pada tutorial sebelumnya lampu akan Menyala dan padam selang 5 Detik sesuai program yang kita Upload maka kali ini Lampu akan kita kontrol sendiri menggunakan Serial Monitor yang ada bisa kita gunakan dengan menekan Tombol CTRL + M dilayar Arduino IDE untuk menampilkan serial monitor.
Bagi anda yang baru membaca tutorial ini, Sebaiknya anda membaca dulu tutorial saya sebelumnya agar mempermudah anda dalam mempraktekan, namun saya tetap mencantumkan Gambaran Wiring pada gambar dibawah ini

Untuk Codenya Silahkan Copy dan paste kode dibawah ini ke Layar Arduino IDE anda

int lampu =8;
char perintah;
void setup() {
  pinMode(lampu,OUTPUT);
  Serial.begin(9600);
}

void loop() {
if( Serial.available() >0 ) {
    perintah = Serial.read();
    Serial.println(perintah); 
}
  if( perintah == '1' ) {
    digitalWrite(lampu,HIGH); }
  else if( perintah == '2' ) {
    digitalWrite(lampu,LOW); }  
}

Setelah Selesai di Upload, sekarang buka serial monitor dengan menekan Tombol CTRL + M lalu tekan 1 Maka lampu akan Menyala dan jika anda memasukan angka 2 dan menekan Enter maka Lampu akan padam.

Sekian Tutorial sederhana dari Saya, terima Kasih :D

Arduino Kontrol Relay Untuk Menyalakan Lampu

  No comments
Arduino Kontrol Relay Untuk Menyalakan Lampu . tutorial ini sebenarnya merupakan Tutorial sederhana pengembangan dari Sketch Example yang sudah ada di Arduino IDE yaitu Blink. yang mana pada sketch tersebut Led yang ada di Board Arduino PIN 13 akan Kedap-kedip Selang 1 Detik. Nah untuk kali ini kita akan mengembangkan contoh sketch tersebut dengan menggunakan Lampu AC dan Relay.

Apa saja yang dibutuhkan

  • Arduino UNO Tentunya (Atau Arduino Tipe yang lainya juga bisa)
  • Relay  (Bisa di dapat ditoko Online dengan harga dibawah Rp.20.000)
  • Lampu Ac Beserta Dudukanya (Usahakan sudah ada kabelnya)
  • Sumber Tegangan AC (Colokan Listrik)
  • Laptop/PC Untuk menulis dan mengupload Program Ke Arduino
  • Kabel Jumper 3 Buah


Untuk Pemasangan Kabel silahkan lihat pada gambar dibawah

  • Pin 5V pada Arduino dihubungkan ke Pin VCC Relay
  • Pin GND pada Arduino dihubungkan ke Pin GND relay
  • Pin Digital 8 Arduino dihubungkan ke Pin IN relay
  • Kabel merah Listrik AC ke pin COM (Common) Relay
  • Kabel hitam Listrik AC ke Dudukan Lampu
  • Pin NO (Normaly Open) relay Ke Dudukan Lampu
Selanjutnya setelah kabel terpasang saatnya mengupload sketch ke arduino

Copy Script di bawah ini dan Paste ke layar Arduino IDE anda lalu Upload

int lampu = 8;
void setup(){  
pinMode(lampu, OUTPUT);
}
void loop(){  
digitalWrite(lampu, HIGH);  
delay(5000);  
digitalWrite(lampu, LOW); 
 delay(5000);
}

Jika tidak ada Error maka anda akan melihat lampu Anda akan Menyala Selama 5 detik dan padam Selama 5 Detik. Sekian dulu tutorial sederhana dari saya sampai berjumpa di Tutorial selanjutnya :D.


Setting Useetv Indihome Agar bisa digunakan Bersamaan Hotspot Mikrotik Via Wireless

  68 comments
FYI : Bagi anda yang pernah membaca Artikel saya yang berjudul "Tutorial Setting Koneksi Useetv Via Wireless" saya informasikan Bahwa Tutorial tersebut Sedikit Berbeda dengan Tutorial ini. Perbedaanya terletak pada Jalur Koneksinya. Pada tutorial "Tutorial Setting Koneksi Useetv Via Wireless" saya hanya meneruskan Koneksi UseeTv melaui Wireless, atau bisa dibilang Mengganti Kabel LAN dengan Wireless. Sedangkan Pada tutorial ini kasusnya Berbeda. di tutorial ini Koneksi UseeTV akan kita hubungkan Menggunakan Wireless juga, namun Jalur Wireless yang kita pakai adalah jalur wireless yang berasal dari Mikrotik dan Berfungsi Sebagai Hotspot.


Setting Useetv Indihome Agar bisa digunakan Bersamaan dengan Hotspot Mikrotik Via Wireless, bingung juga saya mw nulis judulnya  kayak gimana jadinya judulnya aga kepanjangan, intinya kira2 seperti gambar dibawah
Telkom Indonesia sebagai salah satu ISP terbesar di indonesia kini menghadirkan sebuah layanan baru yang sekarang kita kenal dengan istilah INDIHOME yang di dalamnya termasuk paket TriplePlay( kira2 sperti itu tulisanya) yang didalam 1 paket udah di sediain 3 layanan, yaitu Telepon rumah,Intenet, sama Useetv

Nah, ada beberapa lokasi di pinggiran kota di beberapa daerah yang tidak bisa mendaftar untuk menikmati layanan INDIHOME ini dengan alasan wilayah pinggiran kota belum tercover oleh telkom di tempat saya, salah satunya daerah  Tempat saya tinggal :D

saya mengambil inisiatif untuk memasang INDIHOME di rumah kenalan saya yang mana wilayahnya bisa tercover oleh dan telkom, dan akan saya teruskan ke Rumah saya melalui perantara Wireless. alhasil saya pun bisa berinternetan di rumah menggunakan INDIHOME, namun yang jadi masalah saya tidak bisa menikmati Useetv padahal pembayaran Iuran sudah termasuk dengan useetv itu sendiri.
tak mungkin lah saya menarik kabel dari Modem yang jaraknya kurang lebih 5km ke STB yang ada di rumah saya
dari pada kepanjangan ceritanya mending langsung ke pembahasan aja ya

perangkat yang di butuhkan
  1. Modem Indihome (udah ada dari telkom)
  2. Radio Wireless 2 buah. merk dan type disesuaikan dengan kebutuhan anda, yang penting keduanya bisa dijalankan di mode BRIDGE. pada kasus ini saya menggunakan Wireless AP keluaran ubiquity merk airgrid dan nanobridge. karena menurut saya mungkin ini radio yang pas untuk jarak 5km
  3. Mikrotik. Terserah maw pake routerboard atau routeros versi berapapun. namun saya menggunakan RB750 karena mikrotik rb750 yang paling pas dengan kantong saya :v
  4. STB (Udah ada dari Telkom)
  5. HUB. Ini Optional aja. namun saya pribadi menggunakanya untuk memisahkan koneksi internet dengan koneksi useetv. karena nantinya koneksi internet akan saya teruskan lagi ke AP lain. 
  6. TV
Caranya :
Setting Modem Indihome anda. namun pada umumnya Modem sudah di setting oleh Pihak telkom     dengan pengaturan seperti ini : Port 1,2,3 untuk Internet dan Port 4 Untuk useetv. jadi saya rasa       untuk tahap ini bisa di skip 

setting mikrotik anda, pastikan mikrotik anda sudah bisa mengakses internet, begitupun client di belakang mikrotik. 

Mikrotik Ether 1 = public (192.168.1.2)
Mikrotik Ether 2 = local(192.168.2.1)
Mikrotik Ether 3 = hotspot(192.168.3.1)
Mikrotik Ether 4 = backup(192.168.4.1)
Mikrotik Ether 5 = proxy(192.168.5.1)

Port mikrotik yang akan kita gunakan yaitu Port 1 (public), Ether 3 (Hotspot) dan Port 4 (Backup)
port 2 dan 5 bisa kita abaikan dulu
untuk Port 4,5 bisa di remove dahulu network addressnya dari winbox sehinggan hasilnya kira2 seperti ini

Proses pemasangan kabel
  • Colok Kabel di Port1 modem ke port 1 mikrotik (public)
  • Colok Kabel di Port4 modem ke port 4 mikrotik (Backup)
  • Colok Kabel di Port3 mikrotik (Hotspot) ke Port Access Point
Konfigurasi VLAN

  • di menu interface winbox tambahkan sebuah VLAN baru dan beri nama VLANUseeTV,
  • VLAN ID di isi = 2
  • Interface pilih = Hotspot


Setting Bridge
  • Masuk Kemenu Bridge, dan tambahkan Bridge baru

  • Beri nama Bridgenya = BridgeTV
  • Pindah ke tab Ports
  • Tambah Port baru untuk BridgeTV. Pada interface Pilih VLANUseeTV
  • Tambah Port baru lagi, namun interface yang di pilih adalah port4 (Backup)

Setting Radio

  • radio 1 di setting sebagai access point pada mode bridge
  • radio 2 di setting sebagai station pada mode bridge
  • kabel dari radio 2 bisa di colok langsung ke TV, namun bisa juga di colok ke HUB dahulu dan selanjutnya ke TV
Setting STB
  • Masuk ke menu setting STB dan pastikan VLAN di STB adalah 2
Selesai :D


Update 15 Oktober 2016
Menjawab pertanyaan dari saudara Hadi maka saya sertakan Juga gambar instalasi Kabel

Setting Useetv Indihome Agar bisa digunakan Bersamaan Hotspot Mikrotik Via Wireless

Ket
Merah = Port 1 Modem --- Port 1 Mikrotik (Internet)
Biru   = Port 4 Modem ---- Port 4 Mikrotik (UseeTV)
Hijau = Port 3 Mikrotik --- Wireless Access Point (Hotspot + UseeTV)




Cerita Tentang Google Adsense - Ebook Adsense

  1 comment
Sebelum anda Mendowload E-Book Tentang Google Adsense yang tersedia di akhir halaman ini, alangkah baiknya jika anda membaca sedikti pengalaman saya saat berkecimpung dengan GA.

Awalnya, Saya mulai nge-blog pada tahun 2010, tujuannya karena memang ada tugas dari Dosen untuk bikin Blog. di tahun 2012, saya mulai aktif kembali menjadi blogger karena pada saat itu saya dan teman-teman kuliah dulu mendirikan sebuah Komunitas belajar yang bernama Computika, kami pun membuat sebuah Web Forum untuk diskusi. untuk melebarkan sayap saya pun kemabali ke Blog dengan tujuan untuk "Sharing" tutorial, tips dan sebagainya. Hal ini dimaksudkan untuk mendongkrak popularitas forum kami. jadi setiap postingan saya di blog selalu saya arahkan ke forum, dengan harapan Forum nantinya bisa ramai.

kira-kira akhir tahun 2012 saya baru tahu bahwa Internet bisa menghasilkan uang, yang dengan cara sebagai publisher iklan. setelah kesana-keamri mencari informasi saya pun akhirnya mendaftar blog saya ke Google Adsense. awalnya saya kira mudah, namun ternyata untuk menjadi partner google membutuhkan banyak hal pada waktu itu, salah satunya untuk disetujuinya permintaan kemitraan kita, blog kita harus menarik dan harus berisi content Bahasa inggris. setelah beberapa kali gagal, akhirnya saya pun diterima oleh google. selanjutnya saya pun membuat sebuah channel di youtube yang berisi Tutorial-tutorial atau postingan saya yang ada di blog tapi dalam versi video.

akhirnya Google Adsense saya bisa menghasilkan dari Blog dan youtube. namun hal ini belum membuahkan hasil yang saya inginkan, mungkin karena blog dan Youtube saya belum populer. akhirnya saya sempat fakum untuk beberapa saat karena Earning yang saya dapat masih terbilang sangat kecil. nanti pada tahun awal tahun 2015 barulah saya kembali bermain Google Adsense. hal ini disebakan Earning yang saya dapatkan sudah mulai naik, namun Earning itu saya dapatkan dari Channel Youtube bukan dari Blog saya. akhirnya saya pun lebih fokus ke Youtube, alhasil beberapa bulan, saya pun berhasil menerima gaji saya yang pertama dari Google.
Laproan GA bulan Januari 2015
Laporan GA Bulan Oktober 2015
Pastinya anda-anda yang sudah Expert menganggap ini bukan sebuah Pencapaian, karena hanya untuk Saldo $100 butuh waktu bertahun-tahun bahkan dalam sebulan saya hanya mampu mengumpulkan recehan $2 kira-kira dalam rupiah dalam sebulan saya hanya mendapatkan Rp20.000 sampai Rp.40.000, namun bagi saya ini adalah sebuah Pencapaian yang diluar dugaan.  

Barulah di bulan november dan Desember 2015 saya bisa mendapatkan Earning yang lebih banyak dalam sebulan. yaitu sekitar Rp100.000. dan Sumbernya Earning Masih tetap dari Youtube bukan dari Blog.
diawal tahun 2016 saya mendapatkan kabar buruk, Channel Youtube saya yang menjadi sumber earning utama untuk Adsense saya di Banned oleh Google dengan alasan Video-Video saya mengajarkan tentang hal yang berbau ilegal. ya memang, Channel youtube saya dahulu berisikan tentang tutorial-tutorial hacking walaupun masih dalam kategori Beginner Hack.

Laporan GA Bulan Januari 2016


Bisa anda lihat, dari bulan desember 2015 sampai januari 2016 saya hanya mendapat kira2 $1. hal ini disebabkan oleh Penghasilan utama saya yaitu Youtube sudah tidak bisa diakses. alhasil saya kembali mencoba mencari jalan lain selain youtube, yaitu dengan kembali Aktif ke Blog. saya pun melalang buana ke Forum, group, bloggin untuk mencari tutorial meningkatkan Earning sampai akirnya saya menemukan E-Book yang ada di bawah postingan ini. alhamdulillah setelah saya membaca keseluruhan dan menerapkan Trik yang ada di Ebook itu, earning yang saya dapatkan meningkat drastis.


Dari gambar di atas bisa anda lihat, laporan di atas adalah laporan untuk bulan Februari 2016. dalam sehari saya bisa mendapatkan $3-$9 , dan dalam 6 hari saya mampu menghasilkan $26. jadi kalau dihitung-hitung jika perharinya saya mendapat $3, maka cukup 1 bulan saya sudah bisa mencapai ambang pembayaran sebesar $100 kira2 dalam rupiah sekitar Rp1.300.000

memang ini bukan pencapaian terbesar, namun paling tidak ini sudah menjadi motivasi buat saya untuk terus berusaha meningkatkan Earning dari blog ini.

Silahkan Download E-Book tentang GA di link di bawah ini

Tutorial Re-Installing Mikrotik RB941-2nD-TC dengan NetInstall

  No comments
Tutorial Re-Installing Mikrotik RB941-2nD-TC dengan NetInstall. Tutorial Re-Installing,install mikrotik Mikrotik,RB941-2nD-TC dengan NetInstall. Seperti biasa, postingan saya kali ini berdasarkan pengalaman pribadi, dan sebelum masuk pembahasan saya ingin sedikit menceritakan kisah ini :D (Yang ga suka Baca bisa langsung skip)
Ceritanya bermula saat ada teman saya yang baru membeli sebuah Mikrotik RB941-2nD-TC, dan ia meminta saya untuk mengkonfigurasi RB tersebut melalui remote desktop Teamviewer dikarenakan teman saya jauh dari tempat saya. tak sampai 5 menit saya sudah selesai mengkonfigurasinya dengan settingan standart, rename Ethernet, Pemberian IP pada Ethernet, Setting Gateway,DNS, DHCP dan Hotspot, Serta Wireless. jujur saja, sebelumnya saya belum pernah mengkonfigurasi Mikrotik yang ada Wirelessnya, namun syukurlah ternyata cukup mudah saja. dan Mikrotik itu sudah bisa digunakan walaupun belum dikonfigurasi Firewall dan Queuee.

Esok harinya teman saya menghubungi saya kembali, katanya Mikrotiknya Rusak, saya coba kembali remote melalui Teamviewer, ternyata Mikrotiknya tidak rusak, hanya saja dia mencoba untuk mengupgrade RouterOsnya, yang sebelumnya Versi 5 menjadi Versi 6. alhasil yang tadinya di menu winbox ada Wireless kini hilang. saya mencoba Downgrade kembali ke Versi 5, namun gagal. karena Ruang Penyimpanan Total RB941 ini cuma 16Mb, dan sudah terpakai 12Mb. File NPK Untuk RouterOS Versi 5 berukuran 11Mb, walaupun saya sudah menghapus semua file yang ada di mikrotik namun tetap saja Ruang untuk menaruh File NPK belum cukup.

Saya Coba menguninstall dan menghapus Package yang ada dengan harapan bisa tersedia ruang lebih agar saya bisa mengupload File NPK RouterOS V5. namun petaka yang terjadi. Setelah saya menghapus Package dan melakukan reboot, mikrotik tidak bisa terdeteksi lagi dari winbox. di Ping pun tidak ada respon.

saya memintanya untuk membawanya langsung ke tempat saya agar bisa saya pelajari dahulu apa penyebab dan solusinya. saya mencoba mereset RB941 tersebut seperti layaknya RB750 atau yang lainya yaitu dengan menekan tombol Reset lalu mencolok Power selanjutnya melepas Tombol Reset saat LED Act berkedap kedip. namun cara ini gagal. cara selanjutnya saya melepas Casing RB941 ini dan mencari Lubang jumper untuk meresetnya, namun ternyata RB941 ini tidak tersedia Lumbang jumper itu.

Entah kenapa dari awal saya tidak mengingat "NetInstall", padahal dengan netinstall itu sama dengan kita menginstall Windows secara keseluruhan, yang berarti melalui Netinstall kita akan menghapus seluruh isi Mikrotik dan mengisinya dengan Sistem yang baru. berdasarkan Pengalaman saya waktu menginstall RB750, untuk mengisntall mikrotik menggunakan Netinstall adalah seperti ini

  1. Download Netinstall
  2. Download RouterOS sesuai Perangkat kita 
  3. Jalankan Netinstall
  4. Atur IP Address Laptop yang kita gunakan (ex: 192.168.88.3)
  5. Di NetInstall Klik Net Booting Lalu isi IP (ex : 192.168.88.9)
  6. Colok Lan dari Leptop Ke Mikrotik dalam keadaan Kabel Power Mikrotik belum terpasang.
  7. Tekan dan tahan Tombol Reset Mikrotik
  8. Sambil masih menahan Tombol reset, Colok Kabel Power Mikrotik
  9. Masih tetap tahan tombol Reset sampai Tampilan di NetInstall mendeteksi adanya mikrotik
  10. Browse File NPK yang kita download tadi
  11. Klik Install
  12. Selesai.
Namun cara diatas ternyata gagal saya terapkan di RB941-2nD-TC ini. karena Netinstall tidak Mendeteksi Mikrotik.

Dan setelah ,mencoba beberapa kali, akhirnya saya menemukan solusinya yaitu seperti ini
  1. Sama seperti Nomor 1-5 pada Cara di atas.
  2. Colok Kabel Power Mikrotik bersamaan dengan menekan tombol reset
  3. Colok Kabel Lan dan lepaskan tombol reset saat tampilan di Netinstall Berubah
  4. sama dengan Nomor 10-12
Jadi perbedaan dari kedua cara diatas hanya pada waktu menekan tombol reset dan mencolok kabel LAN

satu hal lagi yang penting
Setelah saya analisa, penyebab hilangnya menu wireless pada mikrotik saat setelah di upgrade adalah kesalahan yang di lakukan karena salah memilih package dari situs www.mikrotik.com . perhatikan gambar dibawah
Yang saya garis bawahi, itu package yang digunakan teman saya waktu melakukan upgrade. awalnya menurut saya package yang dia pilih sudah benar. karena disitu ada tulisan RB9xx yang menurut saya sudah termasuk RB941 ini. namun saya coba browsing di Situs www.routeros.co.id ternyata ada yang berbeda.

Perhatikan, disitu dijelaskan untuk RB941 package yang digunakan adlah yang bertuliskan "smips" bukan MIPSBE seperti pada gambar dari situ mikrotik.com

Hasilnya kini RB941-2nD-TC sudah bisa disetting kembali :D

Menu Wireless dan Capsman yang sebelumnya tidak ada saat menggunakan Package MIPSBE dari www.mikrotik.com kini sudah ada setelah menggunakan package "SMIPS" dari www.routeros.co.id

NB : Tulisan Ini Saya Copas dari Blog lama saya 

Buat Web/Blog Kamu Menjadi Aplikasi Android (APK With AppGeyser)

  No comments
Halo
Kali ini saya ingin share cara membuat web / blog kamu menjadi berekstensi APK agar bisa diinstall di Android menjadi sebuah aplikasi android menggunakan AppGeyser.
Buat Web/Blog Kamu Menjadi Aplikasi Android (APK With AppGeyser)

AppGeyser adalah sebuah tools online yang berfungsi untuk membuat aplikasi android tanpa perlu coding, tentunya hal ini sangat membantu bagi orang yang tidak mempunyai basic android programming. caranya pun simpel , anda cukup membuka website AppGeyser yang beralamatkan di www.appgeyser.com. sebagai contoh saya ingin membuat Blog saya menjadi aplikasi APK.


  • Buka web AppGeyser : www.appgeyser.com
  • Klik Create 

Buat Web/Blog Kamu Menjadi Aplikasi Android (APK With AppGeyser)

  • Pilih website

Buat Web/Blog Kamu Menjadi Aplikasi Android (APK With AppGeyser)
  • Masukan URL Blog/ Web anda lalu Klik Next


  • Selanjutnya silahkan beri nama APK yang anda inginkan lalu tekan next

Buat Web/Blog Kamu Menjadi Aplikasi Android (APK With AppGeyser)

  • Beri deskripsi singkat tentang APK anda

Buat Web/Blog Kamu Menjadi Aplikasi Android (APK With AppGeyser)
  • Pilih Icon yang anda inginkan Lalu Next

Buat Web/Blog Kamu Menjadi Aplikasi Android (APK With AppGeyser)
  • Setelah selesai semuanya, Klik create

Buat Web/Blog Kamu Menjadi Aplikasi Android (APK With AppGeyser)
  • Di Halaman ini anda diminta untuk melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum mendownload APK yang sudah anda buat tadi, dan jika sudah melakukan registrasi anda cukup login , atau untuk mempersingkat waktu saya login menggunakan Facebook dengan menekan tombol Facebook Connect

  • Jika sudah berhasil login anda akan diarahkan ke Halaman Dashboard, dan akan diberikan Link untuk mendownload aplikasi anda tadi,



Setelah didownload, silahkan Copy File APK Ke android anda dan install untuk melihat hasilnya, Perlu diketahui sebelumnya, Appgeyser hanya membuat aplikasi sejenis browser seperti Chrome,Firefox untuk menampilkan Web kita tanpa menggunakan Menu-menu bawaan Browser pada umumnya sehingga nampak seolah-olah Web kita berubah menjadi sebuah aplikasi, yang pada kenyataanya adalah Web kita berjalan diatas browser minimalis. :D














Hide My IP Full Version (With Unlock Code)

  2 comments
Halo 
Kali ini saya ingin share sebuah aplikasi untuk android yaitu Hide My Ip (Full Version). Fungsinya pasti teman-teman sudah mengetahuinya. dilihat dari namanya saja sudah jelas aplikasi ini bertujuan untuk menyembunyikan IP Asli kita

Pemanfaatannya pun beragam tergantung kebutuhan anda sendiri, sebagai contoh jika menggunakan Internet dari Telkom atau Provider lain maka biasanya ada beberapa situs yang di blok, nah dengan Menggunakan aplikasi ini kita bisa melewati Blok/batasan tersebut, Pemanfaatan lainya biasanya digunakan oleh pemain adsense untuk mengklik sendiri iklannya untuk meningkatkan pendapatan dengan mengganti IP asli menjadi IP Negara-negara premium seperti USA, tpi cara ini jangan ditiru ya karena cara ini terbilang curang, dan beresiko besar kemungkinan besar akan di banned oleh Google, karena Google pastinya punya sistem/algoritma yang canggih untuk meminimalisir kecurangan dengan cara-cara jahat seperti ini.

Intinya pemanfaatan untuk menyembunyikan IP Address asli itu banyak hal, tergantung tujuan pemakainya.Selanjutnya jika anda ingin menggunakan Aplikasi ini silahkan langsung download dari Playstore dengan mengetik "Hide My IP" pada kotak pencarian Playstore. Setelah terinstall kita langsung bisa menggunakan aplikasi ini hanya dengan memilih Negara mana yang akan kita pinjam IP nya untuk Menyembunyikan IP Asli kita, Namun sayangnya aplikasi ini hanya memberikan sedikit Pilihan Negara. tapi jangan kuatir, karena jika kita sudah meng-Unlock aplikasi ini maka akan banyak pilihan IP Negara-negara yang bisa kita pinjam IP nya

Cara mengunlock pun simpel tinggal memasukan serial Number di bawah ini, dan Aplikasi Hide My IP akan otomatis menjadi Full Version.

Serial Number
3cvt jnjx f3r7 rpkx meyz ycpy


29 April 2016

Lagi-lagi Testdisk Menyelamatkan File / Data Saya Yang Terhapus

  No comments
Kali ini saya ingin membagikan pengalaman saya tentang Recovery File yang tidak sengaja terhapus / Hilang Menggunakan sebuah Aplikasi bernama Testdisk. Ini sudah yang kesekian kalinya saya terbantu dengan Aplikasi Testdisk ini untuk mengembalikan File / Data saya yang Terhapus, Bahkan pernah di tahun 2011 diwaktu saya baru pertama belajar menginstall OS ke laptop, terjadi kejadian dimana Harddisk saya yang Memiliki 2 Partisi ( C dan D ) dengan total 500Gb tidak sengaja terhapus karena tanpa sengaja saya memilih pilihan "Delete" ditengah-tengah proses instalasi OS Windows 7, tepatnya dibagian pemilihan partisi mana yang akan digunakan untuk diinstall OS Windows 7. (Lihat Gambar)
Karena saya tidak punya mesin waktu untuk kembali mencapture Gambar kejadian dicerita ane diatas, makanya gambar diatas Ane sengaja pinjam dari Google sebagai Contoh aja

Parahnya lagi, entah ada setan apa yang merasuki saya malah Men "Delete" partisi satunya lagi, alhasil bukan hanya sebuah atau dua buah folder dengan isi File-file penting yang hilang, melainkan Seluruh Partisi dan isi-isinya pergi dan hanya meninggalkan space kosong dengan nama "Disk 0 Unallocated Space" yang artinya tersedia sebuah Disk yang belum digunakan alias kosong melompong. Namun dengan bantuan Testdisk,isi disk kosong tadi secara ajaib bisa kembali lagi seperti semula walaupun saya harus menunggu sekitar hampir 1 hari untuk Proses recovery file-file dari alam Ghaib tadi untuk bisa kembali ke alam nyata karena jumlahnya yang tidak sedikit.
Must Read : Tidak perlu Bahasa Pemrograman untuk membuat web menjadi aplikasi Android
Kejadian yang hampir mirip seperti diatas (Kemasukan Jin "Delete" di tahun 2011) sering terulang beberapa kali dalam 5 Tahun ini (2011-2016), walaupun tidak Sama persis dengan kejadian ditahun 2011 Namun baru kali ini saya sempatkan waktu untuk mendokumentasikan, membagikan cerita, pengalaman, dan semoga saja bisa menjadi Informasi berguna serta bisa menjadi Solusi atau jawaban buat teman-teman yang pernah mengalami hal yang kira-kira serupa seperti saya. Tidak sengaja menghapus File/Data Penting, atau File terhapus atau hilang tanpa di ketahui Penyebabnya, atau tidak sengaja sampai memformat partisi atau bahkan harddisk seperti yang pernah saya alami dahulu.

Jika setelah membaca seluruh isi konten ini, dan File anda yang tadinya terhapus bisa diselamatkan, Maka simpanlah baik-baik Aplikasi Testdisk ini, karena suatu hari nanti anda akan membutuhkan bantuan Mbah Testdisk Ini lagi, jika tiba-tiba nanti anda Kesurupan dan tidak sengaja Menekan tombol SHIFT + DELETE + ENTER

Ini Chapter terbaru pengalaman saya dengan si Jago Testdisk

Kronologisnya kira-kira seperti ini, PC yang sedang saya gunakan sekarang ini lagi-lagi memiliki 2 buah partisi yaitu System (C) dan Data (D) dengan total Kapasitas 500Gb. di partisi Data(D) saya menyimpan file file penting, Seperti Document,lagu,video, aplikasi dan masih banyak lagi, sedangkan di partisi System(C) saya tidak menyimpan File-file yang saya anggap penting atau file-file pribadi, dengan alasan agar file-file tersebut aman jika nanti akan di lakukan Install OS (Operating System).
Yang terjadi hari ini ternyata diluar perkiraan saya, bagaimana tidak, File-file yang saya simpan di partisi Data(D) tiba-tiba hilang entah kemana, bahkan parahnya lagi bukan hanya file yang hilang melainkan sekaligus sama partisinya.

Recover File / Data Yang Terhapus

Selanjutnya saya mengecek keberadaan Partisi Tersebut melalui Disk Mangagement dengan Cara
Klik Kanan di Computer dan Pilih Manage



Setelah Computer management terbuka saya memilih Disk Management


Terlihat pada gambar diatas Partisi Data(D) saya sudah Kosong isinya, padahal sebelumnya ada dan tidak di utak-atik sama sekali.
Sebelum saya merelakan hilangnya File-file penting yang ada di dalam partisi Data(D) saya berfikir untuk mencoba merecover filenya dahulu menggunakan kesaktian yang pernah di perlihatkan oleh Mbah Testdisk, dengan harapan file-file tersebut masih bisa di Restore/Selamatkan dari dunia lain.
Setelah kepanjangan dongengnya, mungkin sudah waktunya masuk ke Pembahasan

Testdisk ! , Show Your Magic !

  • Nah kali saya menggunakan TestDisk versi 7 yang bisa teman-teman download langsung dari web Resminya - > Klik Disini
  • Setelah didownload, Extract file Testdisk tersebut menggunakan WinRar karena Testdisk ini masih dalam bentuk Rar. 
  • Setelah di Extract masuk ke folder yang sudah di ekstrak tadi lalu jalankan aplikasi Testdisk_win.exe

  • Pilih "create" di menu awal Testdisk dengan menekan enter

  • Pada menu selanjutnya akan tampil 2 buah List media, pada kasus saya disk /dev/sda/ - 500GB / 465 GiB adalah keseluruhan Harddisk
  • sedangkan  Drive C: - 259 GB/242 GiB adalah hanya partisi System(C) Saja.
  • Silahkan memilih media mana yang akan di Proses dengan menekan tombol Atas/Bawah pada keyboard dan tekan Enter untuk melanjutkan. 
Perlu diingat, Jika File/Data/Folder yang ingin anda recover berada di dalam Suatu partisi yang masih aktif maka disarankan untuk memilih pilihan Drive seperti pada contoh diatas, jikalau file tersebut berada di dalam partisi System(C) maka sebaiknya anda memilih media Drive C: dengan tujuan untuk mempercepat proses recover karena tidak perlu melakukan pemeriksaan pada seluruh harddisk. namun pada kasus saya, yang hilang bukan hanya file melainkan beserta partisinya juga ikut menghilang, maka dari itu saya memilih Disk /dev/sda/ untuk memeriksa Harddisk secara keseluruhan.
  • Selanjutnya pilih Type partisi anda, namun jika anda tidak mengetahuinya anda bisa memilih Intel saja dan melanjutkan dengan menekan tombol Enter
  • Pilih Analyze lalu tekan Enter

  • Selanjutnya tekan Enter untuk melakukan Pencarian cepat (Quick Search)

  • Jika setelah melakukan Quick Search partisi/file belum tampil, silahkan lanjutkan dengan menekan Enter untuk melakukan Pencarian Lebih dalam (Deeper Search)

  • Tunggu Proses pencarian hingga selesai 100%, namun jika partisi yang anda anggap hilang sudah ditemukan oleh Testdisk maka anda bisa stop dengan menekan enter. tapi saran saya lebih baik menunggu hingga 100% agar file/data/Partisi yang hilang bisa direcover dalam keadaan baik alias tidak rusak/corrupct walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan bisa berjam-jam.


  • Karena kali ini saya hanya akan mendemokan caranya, makanya saya menyetop proses untuk mempersingkat waktu dengan menekan Enter sebelum 100%.
  • Sampai pada tampilan dibawah, silahkan lanjutkan dengan menekan Enter

  • Nah pada gambar dibawah terlihat partisi saya yang hilang sebelumnya sudah terbaca oleh testdisk (yang berwarna Hijau), namun tingkat rusak/corrupctnya data lebih besar dikarenakan sebelumnya saya menghentikan proses pencarian sebelum 100%. Jika sudah tampil seperti gambar di bawah silahkan menekan tombol P pada keyboard untuk menampilkan List-list file yang ada di Partisi Data(D)

  • Setelah itu akan tampil Semua file yang hilang yang berada di partisi Data(D).
  • Selanjutnya anda tinggal mengcopy file yang Hilang tersebut ke partisi lain atau harddisk lain (External atau lainya). 
  • Cara mengcopynya sendiri adalah dengan menyorot file/data yang ingin di copy dengan menekan tombol Atas/bawah pada Keyboard lalu tekan c, namun jika anda ingin merestore keseluruhanya maka tekan a dahulu lalu dilanjutkan dengan menekan tombol c. 
Untuk mempersingkat demo ini maka saya hanya akan merestore 1 file saja ya, karena keterbatasan waktu dan keterbatasan Resources partisi System(C) saya. Ingat, jika file yang berada di dalam Data(D) hanya bisa direstore/Copy Ke Partisi lain Selain Data(D) atau ke media External lainya, begitupun halnya jika file yang akan di restore berada di Partisi System(C) maka file tersebut hanya bisa dicopy ke partisi lain selain System(C). 



  • Setelah Menyorot file yang akan di recover lanjutkan dengan menekan tombol c maka anda akan diarahkan ke partisi lain sebagai tempat hasil copy nya nanti. pada demo ini merestore 1 file dari partisi Data(D) ke Partisi System(C:\). Cara berpindah folder adalah dengan menekan Tombol Atas/Bawah pada keyboard dan menekan tombol enter untuk masuk ke Folder tujuan.Jika anda rasa sudah menemukan tempat yang pas untuk menyimpan file tersebut silahkan dilanjutkan dengan menekan tombol c kembali 
  • Setelah itu anda akan di bawa kembali ke Folder awal yang tadi sudah kita restore (Data D). lalu akan muncul notif berwarna hijau yang menyatakan proses Copy Selesai dan sukses.

  • Untuk Membuktikanya mari kita lihat apakah file yang bernama 3x4.jpg yang tadi saya recover dari Partisi Data(D) sudah ada di Partisi C:\ Tempat saya menyimpan file hasil copy nya.

Sekali Lagi Testdisk Berhasil menjalankan tugasnya.
Remember My Friends !!!
    1. Jika anda Merasa cara ini Terlalu Ribet untuk di praktekan Karena interface Testdisk yang hanya Jalan di Command maka Sebaiknya anda mencoba Cara saya yang lain seperti yang pernah saya tulis pada artikel " Cara Alternatif yang lebih Friendly untuk Mengembalikan data yang terhapus"
    2. Gunakanlah Testdisk Versi Booting untuk mendapatkan Hasil recovery yang lebih baik.
    3. Siapkan Harddisk External Untuk menampung sementara File-file yang sudah diselamatkan dari duia Antah Berantah
    4. Sabar, Waktu yang dibutuhkan Testdisk untuk menyelesaikan Pekerjaanya tergantung ukuran Media yang di Scan dan banyknya jumlah File yang diprosesnya pun ikut mempengaruhi waktu Kinerja Testdisk

    Terima Kasih Telah membaca tulisan Jelek saya
    Jika ada yang bingung/gagal silahkan corat-coret di kolom komentar, siapa tahu saya bisa memberikan sedikit bantuan kepada anda :D